Penebar Hoax Virus Corona Terjerat Hukum

PERKEMBANGAN media sosial saat ini begitu pesat. Penggunanya pun hampir seluruh lapisan masyarakat. Tidak mengenal usia, jenis kelamin, maupun strata

Penebar Hoax Virus Corona Terjerat Hukum
Tribunkaltim.co/fachmi rachman
KASUS HOAX - Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana didampingi Kasubdit V Siber AKBP Albertus Andreana merilis kasus berita bohong di ruang rapat Ditreskimsus Polda Kaltim, Senin (3/2/2020). Polda Kaltim menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong terkait penyebaran virus corona di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Oleh: Sumarsono
Ketua PWI Kota Balikpapan

PERKEMBANGAN media sosial saat ini begitu pesat. Penggunanya pun hampir seluruh lapisan masyarakat.

Tidak mengenal usia, jenis kelamin, maupun strata sosial di masyarakat. Namun, sayang penggunaan media sosial yang tidak diimbangi literasi digital serta pemahaman tentang aturan hukum menyebabkan berita palsu alias hoax kian merajalela.

Tidak hanya melalui situs online, hoax juga beredar melalui media sosial pesan chatting, seperti Instagram, WhatsApp maupun Facebook. Jumlah hoax yang semakin meningkat dan tak terbendung membuat pemerintah berinisiatif melakukan sejumlah cara, bahkan penyebar hoax bisa dijerat hukum.

Baru-baru ini di Kota Balikpapan, dua orang perempuan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran berita hoax atau berita bohong.

Pemilik akun Facebook bernama Kazahra Tanzania, seorang ibu rumah tangga berinisial KR diamankan Tim Cyber Polda Kaltim karena menyebarkan informasi hoax atau berita bohong terkait adanya pasien terpapar virus Corona yang dirawat di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Meski sempat mengklarifikasi dan meminta maaf atas status yang dia share di Facebook tersebut, namun berita sudah begitu cepat menyebar ke masyarakat hingga menimbulkan keresahan.

Maraknya Hoax Virus Corona di Medsos, Polres Kukar Ingatkan Peran Media Sebagai Filter Berita Bohong

Cyber Crime Krimsus Polda Kaltim Pantau Aktivitas Pengguna Medsos, Antisipasi Hoax Virus Corona

Wanita Penyebar Berita Hoax Virus Corona Akhirnya Ditahan, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Bagaimana tidak resah dan khwatir, isu virus Corona yang telah membuat takut masyarakat dunia itu dikabarkan telah memasuki wilayah Balikpapan. Padahal kabar tersebut belum diklarifikasi kebenarannya.

Selain menetapkan KR, polisi juga menetapkan asisten rumah tangga berinisial FP sebagai tersangka kasus yang sama yakni penyebaran hoax adanya virus Corona di Kota Balikpapan.

Kabar bohong mengenai pasien suspect virus Corona yang di-posting KR dan FP melalui akun Facebook langsung direspon dan telah membuat resah masyarakat Balikpapan.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved