Berita Pemkab Kutai Timur

Bengalon Ajukan 296 Usulan, Sekcam Irawati: Puskesmas, Pasar, dan TPA Kebutuhan Mendesak Kami

Dalam pertemuan tersebut, Sekcam Bengalon Ernawati mengajukan tiga usulan Kecamatan Bengalon yang menjadi prioritas pada 2021.

Bengalon Ajukan 296 Usulan, Sekcam Irawati: Puskesmas, Pasar, dan TPA Kebutuhan Mendesak Kami
TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
Sekda Kutai Timur Irawansyah menerima buku usulan program pembangunan yang disampaikan Sekretaris Camat Bengalon Ernawati, Selasa (12/2/2020) dalam Musrenbang Kecamatan Bengalon. Musrenbang digelar di GOR Desa Sepaso Timur. 

SANGATTA – Hari kedua Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dipimpin Sekda Drs H Irawansyah MSi menjangkau Kecamatan Bengalon.

Sekda didampingi Kabid Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Bappeda Kutai Timur, Ery Mulyadi, aggota DPRD Provinsi Kaltim, Agus Aras dan Wakil Ketua DPRD Kutim, Arfan serta anggota DPRD Kutim lainnya, bertatap muka dengan ratusan perwakilan warga dari 11 desa se Kecamatan Bengalon, di gedung GOR Desa Sepaso Timur, Selasa (11/2/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Sekcam Bengalon Ernawati mengajukan tiga usulan Kecamatan Bengalon yang menjadi prioritas pada 2021 mendatang.

Pembangunan Puskesmas, Pasar, hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah. Tiga usulan prioritas tersebut bagian dari 296 usulan yang diajukan Kecamatan Bengalon, bersama 11 desa di wilayahnya.

“Saat ini kami memprioritaskan pembangunan Puskesmas, agar secepatnya bisa melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu juga ada Pasar karena juga ada desakan masyarakat menginginkan keberadaan pasar.

Sedangkan pembangunan TPA Sampah sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat pembuangan yang ada saat ini sudah tidak memadai, sedangkan pertumbuhan penduduk di Bengalon terus meningkat tajam,” ujarnya.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan mengatakan tiga usulan prioritas Kecamatan Bengalon akan diperjuangkannya secara maksimal. Ia yang berasal dari Kecamatan Bengalon, tidak akan tinggal diam dengan kebutuhan masyarakatnya.

“Untuk dana pembangunan Puskesmas sudah dipersiapkan anggarannya. Ada sekitar Rp 40 Miliar. Rencananya tahun ini akan dibangun. Kami akan terus mengawalnya,” ungkap Arfan.

Sementara untuk pembangunan pasar ada rencana anggaran diperlukan Rp 5 Miliar dan TPA Rp 2 Miliar. “Kami akan berkoordinasi dengan DPRD Kaltim jika ada dana provinsi yang bisa membantu pembangunan pasar dan TPA,” kata Arfan.(advertorial/Kominfo Perstik Kutim/sar)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved