Daftar 5 Menteri Berkinerja Buruk dan Layak Dicopot Hasil Survei IPO, Urutan Pertama Yasonna Laoly

Daftar 5 Menteri Berkinerja Buruk dan Layak Dicopot Hasil Survei IPO, Urutan Pertama Yasonna Laoly

Daftar 5 Menteri Berkinerja Buruk dan Layak Dicopot Hasil Survei IPO, Urutan Pertama Yasonna Laoly
KOMPAS.com/Dian Erika
Dedi Kurnia Syah, Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) 

Daftar 5 Menteri Berkinerja Buruk dan Layak Dicopot Hasil Survei IPO, Urutan Pertama Yasonna Laoly

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin baru memasuk 100 hari. 

Dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, Presiden dibantu para menteri yang duduk di Kabinet Indonesia Maju. Bagaimana kinerja para menteri selama ini?

Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kinerja menteri selama ini.

Sayangkan Sikap Lunak Jokowi ke Yasonna, LBH Jakarta: Biarkan Menterinya Lakukan Kebohongan Publik

Analisa Voxpol Center Research, Harun Masiku Jadi Pertaruhan Elektabilitas PDIP & Arogansi Yasonna

Anak Buah SBY Sebut Yasonna Laoly Tumbalkan Dirjen Imigrasi Jenderal Polisi, Demi Harun Masiku

YLBHI dan ICW Kompak Minta Yasonna Dicopot, Beri Data tak Valid Soal Kepulangan Harun Masiku ke KPK

Inilah lima menteri Jokowi yang layak diganti versi survei Indonesia Political Opinion (IPO).

Kinerja menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabinet Indonesia Maju terus menjadi sorotan khalayak.

Terbaru, IPO merilis hasil survei daftar menteri Jokowi yang patut diganti walau mereka baru menjabat dalam hitungan bulan.

Setidaknya ada lima nama menteri yang menurut masyarakat pantas diganti karena dinilai memiliki kinerja buruk.

Selain itu, isu korupsi, membuat kegaduhan di publik, dan ada konflik kepentingan juga memengaruhi penilaian publik.

Dari kelima nama menteri yang layak diganti, dua di antaranya adalah Menteri Agama, Fachrul Razi dan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly.

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved