Menteri Nadiem Makarim Putuskan Dana BOS Ditransfer Langsung ke Sekolah, Tanggapan Disdik Tarakan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melakukan perubahan tata cara penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah ( Dana BOS ) untuk penganggaran tahun 2020.

Kolase Tribunkaltim.co/Tribunnews.com
Dinas Pendidikan Kota Tarakan Kalimantan Utara Kasi Pembinaan SD Bambang Hariati dan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Nadiem Makarim. 

"Tapi sosialisasi Provinsi ke daerah (kota) ini belum ada juga sampai sekarang," paparnya.

Ia menambahkan bahwa proses penyaluran yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Namun untuk perubahan tahun 2020 ini menurut Bambang, rencananya akan berubah.

"Bos itukan dsri pusat kemudian penyalurannya ke Provinsi baru langsung ke sekolah makanya sekarang inikan informasinya tidak lagi ke Provinsi tapi ke Pemerintah daerah nanti lewatnya KPKN cuman sampai detik ini belum kita terima SKnya dan Juknisnya," terangnya.

Anggaran dana BOS untuk wilayah kota Tarakan pada tahun 2019 yakni Rp 28.061.365.879.

Total anggaran ini diperuntukan untuk Sekolah tingkat SD dan SMP.

Adapun jumlah SD-SMP di Tarakan mencapai 83 sekolah.

Dengan rincian 47 SD Negeri, 10 SD Swasta, 12 SMP Negeri dan 14 SMP Swasta.

"Total jumlah peserta didik itu 35.630 orang," tutupnya.

Perubahan Dana BOS

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved