Breaking News:

Sidang Tapol Papua

Sidang Perdana 7 Tapol Kasus Makar Papua di PN Balikpapan, JPU Layangkan Tuntutan 10 Tahun Penjara

Sebanyak tujuh tahanan politik kasus makar di Papua pada tahun 2019 lalu kini sudah memasuki tahap sidang perdana sebagai terdakwa

Tribunkaltim.co, Fachmi Rachman
Suasana sidang perdana sebagai terdakwa 7 tahanan politik kasus makar di Papua yang digelar di ruang sidang umum kantor Pengadilan Negeri Balikpapan, Selasa (11/2/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak tujuh tahanan politik kasus makar di Papua pada tahun 2019 lalu kini sudah memasuki tahap sidang perdana sebagai terdakwa.

Sidang tersebut digelar di kantor PN Balikpapan Selasa (11/2/2020) setelah sebelumnya ketujuh tapol tersebut menjalani serangkaian pemeriksaan secara intensif di Mapolda Kaltim dan diinapkan di Rumah tahanan ( Rutan ) kelas II B Balikpapan.

Sidang perdana sebagai terdakwa itu dilakukan secara bergantian.

Dalam persidangan itu, jaksa penuntut umum ( JPU ) melayangkan tuntutan 10 tahun penjara kepada para tahanan politik asal Papua itu sesuai dengan pasal yang disangkakan yaitu pasal 106 dan 110 undang-undang KHUP tentang makar.

Andrianus Y Tomana SH ,MH selaku Jaksa Penuntut Umum  ( JPU ) mengatakan sidang perdana kali ini beragendakan pembacaan surat dakwaan oleh JPU kepada 7 tahanan politik tersebut.

Persidangan juga terbagi menjadi tiga majelis yang berbeda dan masing-masing majelis menangani 2 perkara.

Baca Juga;

Kabar Buruk Bonek, Rekan Makan Konate Jadi Tumbal Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persik Kediri

Menteri BUMN Erick Thohir Ditelepon Bos Inter Milan, Mau Beli 2 Juta Masker di Indonesia untuk China

Inilah Kebijakan Nadiem Makarim yang Dinilai Buat Gaduh, Masuk 5 Menteri Perlu Diganti Versi IPO

Bakal Jadi Calon Istri Atta Halilintar, Kebiasaan Buruk Aurel Suka Keluar Malam Dibongkar Ashanty

"Sidang hari ini agendanya pembacaan surat dakwaan oleh JPU terhadap 7 berkas perkara 7 terdakwa kasus makar di Papua.

Sidangnya terbagi 3 majelis, masing-masing majelis ada 2 perkara yang 1 ada tiga perkara pembagian ini adalah kewenangan pengadilan," katanya usai mengikuti jalannya persidangan di PN Balikpapan.

Lebih lanjut ia menjelaskan sidang kasus makar tersebut nantinya akan digelar secara terstruktur di PN Balikpapan dengan agenda yang berbeda setiap kali persidangan.

Baca Juga;

Sidang Perdana Pembunuhan Berencana, Istri Bakar Suami & Anak, Aulia Kesuma Terancam Hukuman Mati

Robert Rene Alberts Bakal Pasang Fabiano Beltrame di Posisi Baru Saat Persib Bertemu Barito Putera

Titus Bonai Mulai Latihan Bersama Tim, Manajemen Borneo FC Samarinda Berharap Lini Depan Makin Tajam

Adapun agenda persidangan selanjutnya adalah tanggapan dari penasehat hukum terdakwa yang rencananya akan digelar pada Kamis 20 Februari 2020 mendatang.

"Ini baru agenda pembacaan dakwaan Belum memasuki pemeriksaan saksi. Pasal yang didakwakan itu adalah pasal 106 dan 110 tentang makar ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Agenda selanjutnya adalah tanggapan dari penasehat hukum terdakwa rencananya akan digelar hari Kamis 20 Februari 2020," ujarnya. (*)

Penulis: Zainul
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved