Berita Pemprov Kalimantan Timur

DKP3A Kaltim Bantu Daerah Alat Rekam Data e-KTP, Helda Arsyad: Petugas Hendaknya Jemput Bola

Harapannya, para petugas bisa jemput bola dalam pelayanan administarsi kependudukan sampai ke pelosok desa.

DKP3A Kaltim Bantu Daerah Alat Rekam Data e-KTP, Helda Arsyad: Petugas Hendaknya Jemput Bola
HUMASPROV KALTIM
Halda Arsyad, Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim. 

SAMARINDA - Memasuki tahun 2020, Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim terus berbenah.

Program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak hingga program “Satu Data Indonesia”. Termasuk membantu percepatan pelayanan dokumen kependudukan di kabupaten/kota.

Kepala DKP3A Kaltim Hj Halda Arsyad mengatakan program-program prioritas ini harus dapat dicapai sesuai target. Seperti perekaman maupun pencetakan KTP-El pada tahun 2019 lalu sudah mencapai 100 persen, kemudian akte kelahiran mencapai 98 persen. Semua program tersebut akan dilanjutkan tahun ini.

“Untuk menunjang percepatan perekaman maupun pencetakan KTP-El, pada tanggal 27 Januari 2020 lalu, Pemprov Kaltim melalui DKP3A Kaltim sudah memberikan bantuan peralatan perekaman dan pencetakan KTP-El kepada kabupaten dan kota se-Kaltim,” kata Halda Arsyad, Selasa (11/2/2020).

Pemberian bantuan peralatan perekam maupun alat cetak KTP-El kepada kabupaten dan kota itu merupakan bukti perhatian Pemprov Kaltim terhadap penyelenggaraan administrasi kependudukan di daerah.

Harapannya, para petugas bisa jemput bola dalam pelayanan administarsi kependudukan sampai ke pelosok desa.

“Kita harapkan para petugas di daerah bisa jemput bola dalam pelayanan administarsi kependudukan sampai ke pelosok desa, sehingga penduduk di Kaltim semuanya memiliki KTP-El. Kita ingin Satu Data Indonesia bisa tercapai,” tandasnya.

Penyelenggaraan Satu Data Indonesia, jelasnya, dimulai dari tingkat pusat sampai kabupaten dan kota. Sehingga tercipta Satu Data Indonesia yang merupakan kebijakan tata kelola data untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi-pakaikan antara instansi pusat dan daerah.

Selain itu, percepatan pelayanan kependuudkan, lanjut Halda Arsyad, yang tidak kalah penting adalah program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Karena kedua bidang tersebut sangat berpengaruh terhadap pembangunan, khususnya mewujudkan Kaltim sebagai Provinsi Layak Anak.

“Kita harapkan, tahun 2020 ini, seluruh kabupaten/kota sudah masuk sebagai Kota atau Kabupaten Layak Anak. Begitu juga program perlindungan anak terhadap kekerasan, persamaan gender, dan program-program tersebut harus disinergikan dengan program-program Dinas Kependudukan dan Pemberdayaan Perempuan di daerah,” tutup Halda. (mar/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved