Berita Pemkab Kutai Timur

Musrenbang Kecamatan Batu Ampar, Wabup Kutim Terima Aspirasi: Jalan Utama hingga Batas Wilayah

Berbagai usulan juga muncul dalam pertemuan yang diikuti para Kepala Desa dan perwakilan masyarakat setempat.

Musrenbang Kecamatan Batu Ampar, Wabup Kutim Terima Aspirasi: Jalan Utama hingga Batas Wilayah
HO/DISKOMINFO PERSTIK KUTIM
Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menerima buku usulan aspirasi warga dalam Musrenbang Kecamatan Batu Ampar, Selasa (11/2/2020) malam. Usulan warga pedalaman ini nantinya akan dibahas lagi dalam musrenbang kabupaten, provinsi, hingga nasional. 

SANGATTA – Mengakhiri perjalanan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di kawasan pedalaman Kutai Timur, Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ST MM dan rombongan, bergerak dari Kecamatan Muara Ancalong ke Kecamatan Batu Ampar, Selasa (11/2/2020) malam.

Berbagai usulan juga muncul dalam pertemuan yang diikuti para Kepala Desa dan perwakilan masyarakat setempat. Mulai dari peningkatan jalan utama kecamatan, air bersih serta penertiban batas wilayah antar desa maupun antar kecamatan.

“Program apa saja yang disampaikan untuk kegiatan tahun 2021 mendatang, silakan disampaikan. Karena apa yang akan kita bangun tahun ini merupakan hasil pembicaraan dan usulan, masyarakat di tahun sebelumnya,” ungkap Kasmidi.

Ia pun mengatakan untuk merealisasikan semua usulan, Pemkab Kutim akan menggunakan beberapa pola. Melalui APBD Kutim sendiri, melalui bantuan keuangan di provinsi maupun nasional, hingga bantuan dari stakeholder.

“Musrenbang adalah momen kita bersama merumuskan pembangunan di masyarakat. Mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Hasilnya, nanti akan dibawa ke Musrenbang tingkat provinsi dan nasional. Banyak cara yang bisa kita perbuat untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur, tak terkecuali masyarakat di Kecamatan Batu Ampar ini,” ujar Kasmidi di hadapan warga Kecamatan Batu Ampar.

Setelah ini, kata Kasmidi, juga ada kegiatan forum SKPD dimana masing-masing SKPD juga mengeluarkan program-programnya. Program dari kecamatan yang belum terakomodir, bisa jadi masuk dalam SKPD.

Selain itu, kehadiran anggota DPRD Kutim dalam musrenbang juga ada maksud. Satu di antaranya menyinkronkan program pemerintah dengan program jaring asmara DPRD Kutim. Yakni jaring aspirasi masyarakat.

“Semoga dengan beragam cara untuk merealisasikan pembangunan di 2021, seluruh usulan desa maupun kecamatan bisa terakomodir,” ujarnya.(advertorial Kominfo Perstik Kutim/sar)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved