Pentolan Partai PAN Samarinda di Tengah Kerusuhan Kongres V, Beber Kubu Sebelah Paling Ribut

Ada Kisah Ketua DPD Partai PAN Samarinda kena lempar kursi saat kericuhan Kongres V di Kendari Sulawesi Tenggara.

Pentolan Partai PAN Samarinda di Tengah Kerusuhan Kongres V, Beber Kubu Sebelah Paling Ribut
Kolase Tribunkaltim.co/HO Partai PAN
Pelaksanaan Kongres V Partai PAN mengalami kericuhan. Saat mengawali Kongres V di Sulawesi Tenggara berlangsung tentram lalu dalam perjalannnya mengalami kerusuhan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaksanaan Kongres V Partai PAN mengalami kericuhan

Saat mengawali Kongres V di Sulawesi Tenggara berlangsung tentram lalu dalam perjalannnya mengalami kerusuhan

Munculnya kerusuhan sampai lempar kursi, ini dilakukan dari kader peserta Kongres V Partai PAN sendiri. 

Satu di antara yang merasa menjadi korban, kena lemparan kursi adalah peserta dari Samarinda Kalimantan Timur.  

Ada Kisah Ketua DPD Partai PAN Samarinda kena lempar kursi saat kericuhan Kongres V di Kendari Sulawesi Tenggara.

Momen Kongres V Partai Amanat Nasional ( Partai PAN ) ramai diperbincangkan akibat terjadi kericuhan.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim

 Kalimantan Timur jadi Ibu Kota Negara, Permintaan Properti Ternyata Belum Signifikan

Ketua DPD PAN Samarinda Jasno, berada-ada di tengah kedua kubu yang bertikai saat kerusuhan terjadi, Selasa kemarin (11/2/2020), di Lantai 2 Hotel Clato, Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Oh iya, begitulah kondisinya (berdasarkan video ricuh yang beredar) dan saya ada di tengah-tengah situ," ungkap Jasno, melalui telepon selulernya, Rabu (12/2/2020).

BACA JUGA

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved