Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Intim di Tasikmalaya Bikin Korban Trauma, Juga Sasar Anak-anak

Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Intim di Tasikmalaya Bikin Korban Trauma, Juga Sasar Anak-anak

Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Intim di Tasikmalaya Bikin Korban Trauma, Juga Sasar Anak-anak
Kolase Shutterstock via Kompas.com dan TribunJakarta.com
Ilustrasi. Teror pria bermasker ajak berhubungan badan di Tasikmalaya bikin resah masyarakat. 

Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Intim di Tasikmalaya Bikin Korban Trauma, Juga Sasar Anak-anak

TRIBUNKALTIM.CO -  Usai teror pelemparan sperma, kini warga Tasikmalaya, Jawa Barat kembali dihebohkan teror pria bermotor yang mengajak korbannya untuk berhubungan intim.

Teror ini sudah memakan korban 4 orang, yakni 3 orang perempuan dewasa dan seorang bocah perempuan yang masih duduk di bangku SD. 

Modus pelaku teror yang mengendarai motor ini mendekati korbannya yang tengah berjalan, lalu mengajaknya berhubungan intin dengan bahasa Sunda yang vulgar.

Selain Teror Sperma di Tasikmalaya, Pelaku Juga Suka Begal Payudara, Intip Wanita, Punya Trik Khusus

Begini Cara Pelaku Teror Sperma Tasikmalaya Beraksi, Pura-pura Bertanya, Lalu Tangannya Masuk Celana

Begini Keseharian Terduga Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya, Korbannya Wanita di Tepi Jalan

Dramatis, Penangkapan Pelaku Teror Sperma di Tasikmalaya Diwarnai Isak Tangis, Sempat Ada Perlawanan

Setelah itu, pelaku ngeloyor pergi sembari melarikan motornya hingga meninggalkan korbannya yang ketakutan dan trauma.

Namun pelaku tidak menjamah sedikitpun tubuh korbannya, hanya meneror lewat kata-kata vulgar.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, meminta para orang tua di wilayah Kecamatan Ciawi agar waspada, karena pelaku teror mengajak berhubungan intim masih berkeliaran.

"Saya mengharapkan para orang tua tetap waspada. Terutama yang memiliki anak perempuan yang bersekolah jalan kaki. Pelaku teror bermasker itu masih berkeliaran," kata Ato, Rabu (12/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang murid SD berinisial R (12), warga Ciawi, yang sedang berjalan menuju madrasah tiba-tiba didekati pelaku teror bermasker dan menggunakan sepeda motor matic.

Dia mengaku sebagai uwak dan mengajak R berhubungan intim.

Halaman
123
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved