Ibu Kota Baru

Bendungan Sepaku Penajam Jamin Pasokan Air Bersih, Siasat Musim Kemarau di Lokasi Ibu Kota Baru

Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan membangun Bendungan di Kecamatan Sepaku Penajam Paser Utara untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Tribunkaltim.co/Budi Susilo
Waduk Manggar sebagai pasokan kebutuhan air bersih pihak PDAM Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (18/11/2019) sore, saat musim kemarau. Kota Balikpapan sendiri sangat berdekatan dengan kawasan calon ibu kota baru Negara Indonesia. 

Kurang dari dua bulan di tahun 2020 ini, tepatnya mulai 2 Januari hingga 12 Februari sudah tercatat 405 penduduk luar yang masuk ke wilayah Penajam Paser Utara.

“Sedangkan yang keluar Penajam Paser Utara ada sekitar 160 orang,” ujar Kepala Disdukcapil Penajam Paser Utara, Suyanto. Rabu, (12/2/2020).

Dikatakan Suyanto, banyaknya warga yang pindah masuk ke Penajam Paser Utara menandakan perkembangan yang signifikan dibanding tahun 2019 lalu.

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Desember 2019. Begini ancaman Gubernur Kaltim Isran Noor : saya akan hentikan proyek ibukota baru jika merusak hutan
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Desember 2019. Begini ancaman Gubernur Kaltim Isran Noor : saya akan hentikan proyek ibukota baru jika merusak hutan (Instagram @jokowi)

“Belum sampai dua bulan di tahun 2020 ini saja sudah 406 yang masuk,” ucapnya.

Ia menjelaskan, masyarakat luar yang masuk ke Penajam Paser Utara tersebut kebanyakan masih dari wilayah Kalimantan.

Seperti dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta sebagian ada juga warga luar dari pulau Jawa dan Sulawesi.

“Tapi kebanyakan masih dari Kalimantan, ada dari Samarinda, ada juga dari Nunukan,” tuturnya.

Dirinya menduga, adanya informasi ibu kota baru atau Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara akan segera dibangun.

Hal ini menjadi salah satu yang memotivasi banyaknya masyarakat luar yang masuk ke Penajam Paser Utara.

“Kebanyakan mereka bawa Kartu Keluarga (KK) sendiri atau jadi KK sendiri, tapi kita belum tau pasti motif mereka masuk kesini itu apa,” terangnya.

Suyanto menjelaskan, saat ini per Desember tahun 2019 lalu jumlah pendiduk di Penajam Paser Utara lebih dari 173 ribu jiwa dan belum termasuk masyarakat luar yang masuk ke Penajam Paser Utara tahun 2020 ini.

“Rata-rata warga yang masuk ke Penajam Paser Utara berada di usia produktif dan tersebar di empat kecamatan, tapi tetap dominan ada di Kecamatan Penajam,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Penuhi Kebutuhan Air di ibu kota baru, Dibangun Bendungan Sepaku, Penajam Paser Utara Kalimantan Timur ", https://samarinda.kompas.com/read/2020/02/12/23153001/penuhi-kebutuhan-air-di-ibu-kota-baru-dibangun-bendungan-di-sepaku-kaltim?page=all.

(Tribunkaltim.co/Kompas.com)

Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved