Pakaian Bekas Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan Kejari Tarakan, Pemiliknya Dipenjara 2 Tahun

Kejaksaan Negeri Tarakan memusnahkan pakaian bekas asal Malaysia, sementara pemiliknya dipenjara 2 tahun

Pakaian Bekas Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan Kejari Tarakan, Pemiliknya Dipenjara 2 Tahun
TribunKaltim.CO/Alfian
Kejaksaan Negeri Tarakan bersama Bea Cukai Tarakan memusnahkan ratusan Balpres pakaian bekas ilegal di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jl Aki Balak, Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN-Kejaksaan Negeri Tarakan memusnahkan pakaian bekas asal Malaysia, sementara pemiliknya dipenjara 2 tahun

Kasus penyelundupan Balpres pakaian bekas asal Malaysia sebanyak 174 Bal pada Agustus 2019 lalu sudah memasuki tahap akhir.

Pengadilan Negeri Tarakan memutuskan terdakwa, Muhammad Rani, melakukan pelanggaran pidana Kepabeanan.

"Ini dari tindak pidana Kepabeanan atas nama Muhammad Rani yang sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Tarakan pada tahun 2019,

putusannga adalah 2 tahun penjara, denda 100 juta subsider 6 bulan kurungan sedangkan barang buktinya dirampas untuk dimusnahkan

dan terpidananya sedang menjalani hukumannya di lapas," ucap Kepala Kejari Tarakan, Fatkhuri, Kamis (13/2/2020).

Muhammad Rani merupakan juragan dari KM Cahaya Baru, yang diamankan lantaran mengangkut ratusan bal pakaian bekas dari Malaysia tanpa dokumen resmi.

Baca Juga;

PENAMPAKAN Foto Satelit Kota Wuhan di China Imbas Virus Corona, Ilmuwan Beber Dampak Kremasi Mayat

Pemuda Nekat Lamar Gadis Tak Dikenal Lewat DM Instagram, Desember Melamar, Februari Menikah

Halaman
1234
Penulis: Alfian
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved