Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi Minta Pemerintah Menertibkan Taksi Gelap, Ini Tujuannya

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi menyarankan agar pemerintah menertibkan operasional taksi gelap,

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi Minta Pemerintah Menertibkan Taksi Gelap, Ini Tujuannya
Tribunkaltim.co, M Riduan
Subandi Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, di ruang rapat utama lantai 2 gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi menyarankan agar pemerintah menertibkan operasional taksi gelap,

Subandi menyampaikan perlunya regulasi khusus untuk taksi-taksi berplat hitam atau taksi gelap, agar para taksi yang sudah puluhan tahun bekerja, tidak kehilangan pekerjaannya begitu saja,

"Ini yang memegang hak dari Komisi 1," ucap Subandi, Rabu (12/2/2020).

Subandi menambahkan soal ini sudah ada pembahasan, akan dibuat regulasinya, agar sama-sama ada solusinya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala UPT Terminal, Dinas Perhubungan ( Dishub ) Kaltim Dyayadi mengungkapkan, terminal telihat sepi karena adanya perebutan penumpang antara kendaraan berplat kuning dengan kendaraan plat hitam.

"Saat penumpang datang, langsung dicegat, makanya para sopir yang di atas tidak bisa dapat,” ungkapnya saat ditemui di Kantor UPT Terminal, Jalan Untung Suropati, Samarinda, Senin (10/2/2020).

Baca Juga;

PENAMPAKAN Foto Satelit Kota Wuhan di China Imbas Virus Corona, Ilmuwan Beber Dampak Kremasi Mayat

Pemuda Nekat Lamar Gadis Tak Dikenal Lewat DM Instagram, Desember Melamar, Februari Menikah

Gadis Asal Indonesia Lelang Keperawanan di Situs Luar Negeri Rp 19 Miliar, Simak Sosok Pembelinya

Badminton Asia Team Championships 2020 Tanpa Greysia dan Putri KW, Ini Line Up Indonesia vs Thailand

Sebenarnya itu konsep lama, "Walaupun murah sambut bola saja, selama tidak terjadi keributan dan perkelahian antara plat kuning dan plat hitam," ucapnya.

Subandi juga membeberkan, pelat hitam di sini cukup banyak, tetapi dibiarkan selama mereka membayar retrebusi.

"Sebenarnya di terminal itu harus pelat kuning, tapi namanya mereka mau cari makan, selama tidak terjadi keributan," ucapnya.

Nanti akan direhab besar-besaran, agar terminal lebih representatif lagi. (m14).

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved