Berita Pemprov Kalimantan Utara

Bakal Menyisir Keliling Pulau, Sebagian Ruas Jalan Lingkar Bunyu 47 Km Sudah Bisa Digunakan Warga

dari 47 kilometer (KM) rencana jalan yang akan dibuat, hingga kini sudah terbangun sepanjang 3 kilometer dengan konstruksi agregat

Bakal Menyisir Keliling Pulau, Sebagian Ruas Jalan Lingkar Bunyu 47 Km Sudah Bisa Digunakan Warga
HUMASPROV KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau pengerjaan Jalan Lingkar Pulau Bunyu. Jalan sepanjang total 47 km ini dibangun atas permintaan warga. Dimulai tahun 2017 dari APBD Provinsi Kaltara. Hingga tahun 2019 sudah menelan dana Rp 17,5 miliar. 

TANJUNG SELOR – Dimulai sejak 2017, pembangunan jalan lingkar Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan telah menunjukkan progres kemajuan yang cukup baik.

Meski belum semua terbuka, dari 47 kilometer (KM) rencana jalan yang akan dibuat, hingga kini sudah terbangun sepanjang 3 kilometer dengan konstruksi agregat. Selebihnya baru terbuka, hingga masih belum.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, pembangunan jalan lingkar Bunyu dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltara atas permintaan masyarakat. Dengan melihat kemampuan anggaran yang terbatas, kegiatan pembangunan jalan dilakukan secara bertahap.

Dikatakan, kegiatan pembangunan jalan yang diproyeksikan mengelilingan Pulau Bunyu itu akan terus dilanjutkan.

Hanya saja, tidak pada tahun ini. Lantaran, mengedepankan prinsip pemerataan maka anggaran yang ada akan difokuskan kepada pembangunan jalan yang belum dibenahi.

Pun demikian, Gubernur memastikan bahwa pembangunannya akan berlanjut pada tahun berikutnya. Menurut Irianto, keseriusan Pemprov Kaltara untuk membangun Jalan Lingkar Pulau Bunyu dapat dilihat dari penganggaran yang dimulai sejak 2017 hingga 2019.

“Total APBD Kaltara yang sudah digunakan untuk merealisasikan secara bertahap rencana ini, sekitar Rp 17,5 miliar," jelas Gubernur.

Namun, melihat kondisi jalan yang ada di Kaltara, banyak yang belum dibenahi maka anggarannya dimanfaatkan dulu untuk membenahi jalan tersebut. Pada tahun-tahun berikutnya akan kembali dianggarkan untuk melanjutkan pembangunan jalan lingkar ini.

Membangun Jalan Lingkar Pulau Bunyu, kata Irianto, memang butuh ekstra tenaga dan anggaran. Mengingat, untuk menjadikannya jalan lingkar yang representatif, harus dilakukan pembukaan kawasan hutan dan perbukitan.

Jalan lingkar yang rencananya memiliki panjang total 42 kilometer ini, akan dibangun menyisiri kawasan pesisir Pulau Bunyu.

“Dari laporan DPUPR-Perkim (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kaltara, dari total panjang 42 kilometer, sekitar 3 kilometernya sudah terselesaikan. Kondisi agregat, namun sudah dapat digunakan untuk konektivitas warga sekitar,” papar Irianto.

Jalan Lingkar Pulau Bunyu ini, secara geografis dimulai pembangunannya dari daerah Pantai Nibung terus mengitari Pulau Bunyu ke arah utara.

“Secara teknis, pembangunan jalan ini adalah permintaan masyarakat setempat. Dan, kondisinya masih dalam tahap pembukaan serta pembuatan badan jalan yang dilakukan secara bertahap,” ulas Gubernur.

Irianto berharap sejalan dengan rencana pembangunan Jalan Lingkar Pulau Bunyu ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dapat pula mengkoneksikannya dengan rencana pembangunan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten sehingga dapat lebih representatif dalam menopang kelancaran konektivitas warga Kaltara di Pulau Bunyu.

“Untuk mempercepat pembangunannya, Pemprov Kaltara sangat berharap adanya dukungan APBN dalam pembangunan Jalan Lingkar Pulau Bunyu,” tutup Irianto. (humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved