Sabtu, 2 Mei 2026

Badminton Asia Team Championships

BERLANGSUNG Link Live Streaming Badminton Asia Team Championships 2020 Indonesia vs Jepang

Saat ini tengah berlangsung Live Streaming pertandingan Badminton Asia Team Championships 2020 Indonesia vs Jepang, misi mencuri poin demi bertahan.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
badmintonIndonesia.org
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Saat ini tengah berlangsung Live Streaming pertandingan Badminton Asia Team Championships 2020 Indonesia vs Jepang, misi mencuri poin demi bertahan, ini Link nya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini tengah berlangsung Live Streaming pertandingan Badminton Asia Team Championships ( BATC ) 2020 Indonesia vs Jepang, misi mencuri poin demi bertahan, ini Link nya.

Di hari ini, Jumat 14 Februari 2020 Turnamen Badminton Asia Team Championships ( BATC ) atau Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020 memasuki babak perempat final atau babak knock out. 

Untuk hari ini Jumat 14 Februari 2020, NET TV dan Mola TV menyiarkan secara langsung pertandingan Badminton Asia Team Championships ( BATC ) atau Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020, berikut Link Live Streaming

Tim Putra dan putri Indonesia setelah melewati babak penyisihan grup, hari ini akan melakoni babak knock out, jika kalah maka otomatis gugur.

Gagal mengalahkan Thailand di babak penyisihan Kamis 13 Februari kemarin, tim putri Indonesia harus puas menjadi Runner Up Grup Y.

Sebagai Runner Up maka tim putri Indonesia akan menghadapi juara Grup yang pastinya lebih berat.

Jadwal dan Live Streaming Badminton Asia Team Championships 2020 Putri vs Jepang Putra vs Filipina

Hasil Badminton Asia Team Championships 2020 Indonesia vs Thailand 2-3, Tim Putri Runner Up Grup

Skor Sementara Indonesia vs Thailand 1-1 Link Live Streaming Badminton Asia Team Championships 2020

 BERLANGSUNG Link Live Streaming Badminton Asia Team Championships 2020 Indonesia vs Thailand

Tim putri Indonesia hari ini, Jumat 14 Februari 2020 akan menantang juara bertahan Jepang.

Meski tidak menurunkan skuad terbaiknya, namun Jepang punya sejumlah pelapis yang baik.

Saat menghadapi Thailand kemarin, tim putri Indonesia tidak menurunkan skuad terbaik.

Greysia Polii dan Putri Kusuma Wardani alias Putri KW diistirahatkan.

Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Dari sisi pertemuan sebenarnya Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu pernah mengalahkan pasangan Thailand  tersebut di SEA Games 2019.

Selaku Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti punya alasan tidak menurunkan Greysia Polii saat bertemu Thailand.

Dikutip dari bolasport.com, tidak menurunkan Greysia/Apriyani merupakan bagian dari strategi.

"Selain mengistirahatkan Greysia, kalau melihat rekor pertemuan Greysia/Apriyani dengan ganda pertama Thailand kan menang-kalah," kata Susy Susanti, dilansir BolaSport.com.

Peraih medali Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan bahwa dengan menurunkan pasangan dadakan itu lebih bagus, karena saat ini Greysia/Apriyani harus menjaga poinnya.

Apalagi saat ini pasangan andalan Indonesia itu berada di posisi peringkat ke-7 dengan 71,705 poin menuju Olimpiade Tokyo 2020, sehingga masih rentan untuk digeser negara lain.

"Kalau kalah dari lawan yang rangkingnya di bawah, maka lawan akan mendapat poin sebesar 1/100 dari total poin rangking Greysia/Apriyani," ujar Susy Susanti.

Skor Indonesia vs Thailand 2-3. 

Hari ini, tim putri Indonesia akan menantang Jepang.

Melawan juara bertahan, tim putri Indonesia di atas kertas tidak diunggulkan.

Penting bagi Indonesia untuk dapat mencuri poin di pertandingan krusial.

“Untuk tim putri, kami langsung dapat lawan yang paling berat yaitu tim Jepang. Tapi kan namanya undian, kita tidak bisa memilih.

Bagaimana pun juga, peluang tetap ada, pokoknya besok main maksimal,” kata Susy Susanti seperti dikutip dari BadmintonIndonesia.org.

Perjuangan tim putri Indonesia akan dibuka oleh Gregoria Mariska Tunjung yang akan menantang Akane Yamaguchi.

Dilansir dari bolasport.com, rekor Gregoria Mariska melawan Akane Yamaguchi tidak begitu bagus.

Gregoria Mariska baru menang sekali dari lima pertandingan menghadapi Yamaguchi di ajang internasional.

Satu-satunya kemenangan Gregoria diraih pada pertemuan pertama di nomor beregu Asian Games 2018. Gregoria saat itu menang 21-16, 9-21, 21-18.

Nasib serupa dialami oleh pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang harus mengalahkan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Greysia/Apriyani memenangi dua pertandingan pertama melawan Fukushima/Hirota. Namun, dalam tujuh pertandingan berikutnya, mereka selalu kalah.

Kemenangan terakhir atas mantan ganda putri nomor satu dunia itu didapat Greysia/Apriyani pada turnamen Superseries French Open 2017 dengan skor ketat 21-19, 21-18.

Hanya tunggal putri kedua Indonesia Ruselli Hartawan yang belum pernah mengalahkan lawan yang akan dihadapinya.

Ruselli akan ditantang Sayaka Takahashi. Pemain jebolan PB Jaya Raya itu selalu takluk dalam tiga pertandingannya melawan Takahashi.

Di partai keempat Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto akan bertemu dengan Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Siti/Ribka baru sekali menghadapi Matsuyama/Shida, tepatnya pada ajang Yuzu Indonesia Masters 2019 di Malang. Hasilnya, Siti/Ribka menang 22-20, 21-14.

Namun, Siti/Ribka harus mewaspadai ganda putri Jepang yang dalam beberapa turnamen terakhir ini punya rekor cukup baik dengan mengalahkan ganda putri China yang berada di nomor 1 dunia, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Pemain putri Indonesia harus memaksa agar pertandingan dimainkan hingga partai kelima.

Di partai kelima, Putri Kusuma Wardani akan menghadapi Riko Gunji yang dianggap titisan dari Akane Yamaguchi.

Putri KW dan Gunji bertemu dua kali sepanjang tahun 2019. Keduanya sama-sama mengoleksi satu kemenangan.

Putri KW mengalahkan Gunji dalam Kejuaraan Beregu Asia Junior 2019 dengan skor 21-10, 21-17.

Gunji melakukan revans dengan mengalahkan Putri KW di nomor individu Kejuaraan Dunia Junior 2019.

Gunji menang dengan skor 12-21, 12-21.

Sementara tim Putra akan ditantang Filipina.

“Pertimbangan penurunan pemain di sini kan ada strategi untuk olimpiade juga.

Pertandingan ini penting, tapi kan kita harus memikirkan poin olimpiade.

Misalnya tim Putra, walaupun menurunkan siapa pun saat lawan Filipina ini kans nya besar, tapi kami tetap melihat siapa yang paling butuh poin,” tambah Susy Susanti.

Tim putri lebih dulu akan bertarung pukul 10.00 waktu Manila atau pukul 09.00 WIB.

Sedangkan tim Putra akan bertanding sore harinya pukul 16.00 waktu Manila atau pukul 15.00 WIB.

Berikut susunan tim putri Indonesia melawan Jepang

Gregoria Mariska Tunjung vs Akane Yamaguchi

Greysia Polii/Apriyani vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota

Ruselli Hartawan vs Sayaka Takahashi

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Nami Matsuyama/Chiharu Shida

Putri Kusuma Wardani vs Riko Gunji

Jadwal pertandingan perempat final Badminton Asia Team Championships ( BATC ) 2020 Jumat 14 Februari 2020:

Putri

09.00 WIB Jepang vs Indonesia Court 1

09.00 WIB China Taipei vs Malaysia Court 2

09.00 WIB Kazakhstan vs Thailand Court 3

09.00 WIB Singapura vs Korea Court 4

Putra

15.00 WIB Korea vs Malaysia Court 1

15.00 WIB Indonesia vs Filipina Court 2

15.00 WIB Thailand vs India Court 3

15.00 WIB Jepang vs China Taiper Court 4

Berikut ini Link Live Streaming Badminton Asia Team Championships ( BATC ) 2020 Jumat 14 Februari 2020:

Link Live Streaming 1

Link Live Streaming 2

Link Live Score

Catatan untuk Mola TV:

- Download atau unduh aplikasinya di Google Play Store.

- Selanjutnya pilih Badminton Asia Manila Team Championships 2020

Catatan untuk NET TV

- Untuk pengguna baru di Android, diminta untuk sign up atau mendaftar.

- Setelah mendaftar dapat menikmati siaran langsungnya

• Jonatan Christie Belum Sumbang Poin di Badminton Asia Team Championships 2020, Evaluasi Susy Susanti

 Badminton Asia Team Championships 2020 Tanpa Greysia dan Putri KW, Ini Line Up Indonesia vs Thailand

• Badminton Asia Team Championships 2020 Tim Putri Kalahkan Filipina 5-0, Sore Ini Tim Putra vs Korea

 Badminton Asia Team Championships 2020 - Fajar/Rian Pastikan Tim Putra Indonesia Jadi Juara Grup

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved