Partai Solidaritas Indonesia Nilai Menteri Nadiem Makarim dan Sri Mulyani, Penerapan Merdeka Belajar

Program pemerintah pusat dalan penyaluran Dana BOS kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. Nadiem Makarim dan Sri Mulyani buat gebrakan baru!

Partai Solidaritas Indonesia Nilai Menteri Nadiem Makarim dan Sri Mulyani, Penerapan Merdeka Belajar
Kolase Tribunkaltim.co
Juru Bicara PSI Dara Nasution. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Program pemerintah pusat dalam penyaluran Dana BOS kali ini cukup berbeda dengan sebelumnya. 

Kali ini melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan zaman Nadiem Makarim mengubah skema pelanyaluran Dana BOS

Tentu saja hal ini mendapat tanggapan langsung dari Partai Solidaritas Indonesia

Pihak Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) mengapresiasi terobosan yang diambil Mendikbud Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani.

Soal perubahan skema penyaluran dana bantuan operasional sekolah ( Dana BOS ).

Perubahan paling mendasar adalah Dana BOS langsung ditransfer dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening sekolah.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim

Tanpa melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemprov dan penyederhanaan tahap penyaluran.

“Kita sangat mengapresiasi sinergitas antara Kemendikbud, Kemenkeu, dan Kemendagri dalam hal debirokratisasi penyaluran dana bantuan operasional sekolah. Kami rasa kebijakan ini sudah sejalan dengan visi dan misi Pak Jokowi, sekaligus menjawab permasalahan di lapangan,” ujar Juru Bicara PSI Dara Nasution dalam keterangan tertulis, yang diterima oleh Tribunkaltim.co pada Kamis 13 Februari 2020.

Dara juga mengatakan, dengan adanya perubahan skema dan penyederhanaan tahap penyaluran, preseden korupsi bantuan operasional sekolah, seperti kasus yang menimpa Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, tidak terulang di kemudian hari.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved