Pencarian Dana BOS Terlambat, Kepala Sekolah di PPU Cari Dana Talangan dengan Pinjam Koperasi

Pencarian dana BOS terlambat, Kepala Sekolah di PPU cari dana talangan dengan pinjam Koperasi Sekolah.

Pencarian Dana BOS Terlambat, Kepala Sekolah di PPU Cari Dana Talangan dengan Pinjam Koperasi
INTERNET
Ilustrasi

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kisah getir sejumlah kepala sekolah dan tenaga pengajar yang sampai rela mengorbankan hartanya untuk bisa menutupi dana operasional sekolah, karena lambatnya pencairan dana BOS bukan isapan jempol.

Beberapa kepala sekolah menuturkan kisah ini pada Tribun Kaltim. Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 016 Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Arwani langsung mengapresiasi kebijakan baru pemerintah yang menaikkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dia juga bersyukur, karena dana BOS akan langsung ditransfer ke rekening sekolah.

Soal dana BOS, Arwani punya kenangan tersendiri. Arwani sempat harus berpikir mencari dana talangan untuk membayar buku paket dari pihak ketiga yang sudah telah tiba di sekolah. Sementara, dana untuk membayar buku paket berasal dari BOS yang saat itu belum cair.

Arwani harus meminjam duit untuk menalangi biaya pembayaran buku paket. "Tahun itu, jumlahnya Rp 7 juta.

Pinjam duitnya sama teman-teman saya. Dana BOS cairnya saat itu sekitar satu bulan setelah saya pinjam," kata Arwani.

Dana BOS Bakal Naik, Kepala SDN 002 Tanjung Selor Hilir Sebut Untuk Upah Guru Honor

Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Kaltim Hetifah Sjaifudian Nilai, Dana BOS tak Semestinya Sama Rata

Kenaikan Dana BOS, di Balikpapan Gaji Guru Honorer Ditanggung Bosda

Tahun ini, dana BOS naik. Untuk SD menerima Rp 900 ribu per siswa tiap tahun. Namun, sekolah Arwani tidak akan menerima banyak, layaknya sekolah di kota. Jumlah total siswa di sekolah Arwani hanya 69 anak.

Jika dikalkulasikan, SDN 016 Kota Bangun akan menerima dana BOS dari pemerintah pusat Rp 62.100.000 selama setahun, yang diterima dalam tiga tahap.

Hal serupa juga dialami Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 23 Penajam Paser Utara. Belum turunnya dana BOS ke sekolah-sekolah membuat kepala sekolah harus memutar otak menutupi biaya kegiatan sekolah.

Jaman mengungkapkan, hingga saat ini dana BOS belum cair ke sekolahnya. Berkaca pengalaman sebelum-sebelumnya, terkait dana BOS tahap awal, biasanya baru cari pada Maret.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved