Samarinda Masih Jadi Pasar Narkoba, Pengedar Pilih Jalur Darat Karena Cepat dan Efektif

Kota Samarinda ternyata masih menjadi Pasar narkoba. Bahkan para pengedar memilih jalur darat karena cepat dan efektif

Samarinda Masih Jadi Pasar Narkoba, Pengedar Pilih Jalur Darat Karena Cepat dan Efektif
Tribunkaltim.co, Budi Dwi Prasetyo
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman didampingi Kasat Reskoba Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo dan Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Iptu Eko Widyatmoko menunjukan barang bukti sabu yang berhasil diamankan, Rabu (13/2/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Kota Samarinda ternyata masih menjadi Pasar narkoba. Bahkan para pengedar memilih jalur darat karena cepat dan efektif

Polresta Samarinda berhasil mengungkap sejumlah kasus narkoba.

Berdasarkan data yang dirangkum oleh Satreskoba Polresta Samarinda, sepanjang bulan Januari hingga pertengahan Februari 2020, sudah 34 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang terungkap.

Dari 34 kasus tersebut, ada sebanyak 39 tersangka yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian,

dengan jumlah barang bukti narkotika jenis ganja sebesar 1.950,9 gram, 700 butir pil ekstasi, dan 3.140,05 gram sabu-sabu.

Jika melihat dari sistem distribusinya, rata-rata narkotika ini berasal dari Malaysia yang dikirim melalui Kalimantan Utara (Kaltara) lewat jalur darat.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo.

BACA JUGA

Akibat Kurang Pasokan, Harga Bawang Merah dan Putih di Pasar Sanggam Berau Naik 100 Persen

Di Telen, Kasmidi Jelaskan Jaringan Informasi Pembangunan Kutai Timur: Dari Web Hingga Tower

Halaman
123
Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved