Tak Puas Hasil Polisi, Orangtua Ahmad Yusuf, Balita Tanpa Kepala di Samarinda Ngadu ke Hotman Paris

Tak puas hasil polisi, orangtua Ahmad Yusuf Ghozali, balita tanpa kepala di Samarinda mengadu ke Hotman Paris

HO/Dokumentasi keluarga-Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Dari kiri ke kanan: lokasi temuan mayat bayi tanpa kepala, ibu dan keluarga balita Yusuf berada di RS AW Sjahrani, foto balita Yusuf semasa hidup. 

Hal ini diungkapkan orangtua Yusuf, Bambang Sulisto dan Melisari didampingi kuasa hukumnya saat gelar jumpa pers di kedai Mawar baru-baru ini.

Sang Ayah, Bambang mengatakan bakal berkoordinasi dengan penyidik terkait temuannya.

Kesimpulan polisi penyebab kematian buah hatinya disangsikan.

Ada sejumlah keganjilan dari kesimpulan itu.

"Ada indikasi lain tapi kami akan terus koordinasi dengan polisi," ujarnya.

Ibu korban, Meliasari mengungkapkan sangsi dengan kesimpulan petugas.

Sebagai Ibu, Meliasari mengaku kebiasaan anaknya tak mungkin menapak tanah tanpa alas kaki.

Temuan penyidik alas kaki korban didapati masih di PAUD.

Di samping itu, sulit dipercaya buah hatinya berjalan sendiri ke parit.

Sangat tidak mungkin anak saya tercebur. Apalagi tidak ada saksi yang melihat anak saya keluar dari PAUD. Gak mungkin keluar sendiri, Apalagi habis hujan," tandasnya.

Kendati telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus ini. Keluarga masih menyakini ada kejanggalan dalam perkara kematian anaknya.

Sementara itu, kuasa Bambang Edy Dharma dan Rubadi mengatakan bakal terus mengawal proses pengungkapan perkara ini hingga tuntas.

Mereka bakal mendorong agar penyebab kematian kliennya bisa terjawab secara utuh.

 Ekspresi Mengejutkan Lucinta Luna Kala Jenis Kelamin Aslinya Resmi Diketahui Publik, Gegara Narkoba

 Akibat Surat Anies Baswedan, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf ke Setneg, Formula E Lanjut di Monas?

 Ini Jadinya Jika Anak Bupati Dibakar Api Cemburu Lihat Pacar Berduaan di Hotel, Polisi Turun Tangan

 Anak Buah Idham Aziz Bongkar Wisata Seks Halal Daerah Ini, Diiklankan di YouTube Berbahasa Inggris

"Kami terus kawal kasus ini, ingin kepada masyarakat. Kami tetap akan dampingi hukum tak hanya kepada Yusuf saja tapi kepada anak lain," ujarnya.

Saat ini pun pihaknya tengah menyusun temuan bukti untuk disampaikan ke penyidik

"Sekali lagi, belum dapat kami sampaikan (bukti-bukti). Upaya hukum yang akan ditempuh dan terus koordinasi dengan penyidik," pungkasnya. (*)

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved