Anggaran Banjir 10 Persen dari APBD Bontang Kalimantan Timur tak Terserap Maksimal, DPRD Menanggapi

DPRD Kota Bontang, Sumaryono bicara soal banjir di Bontang. Menurutnya di kawasan rawan banjir, seperti di Gunung Telihan diperlukan folder air.

Anggaran Banjir 10 Persen dari APBD Bontang Kalimantan Timur tak Terserap Maksimal, DPRD Menanggapi
TribunKaltim.Co/Muhammad Fachri Ramadhani
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Sumaryono saat ditemui di ruang kerjanya. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Bencana banjir jadi salah satu momok bencana di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Kedatangannya hampir setiap tahun dirasakan warga Kota Taman, Bontang terutama di beberapa kawasan Bontang Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur

Kepada Tribunkaltim.co, anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Sumaryono bicara soal banjir di Bontang

Menurutnya di kawasan rawan banjir, seperti di Gunung Telihan diperlukan folder air.

Tujuannya tak lain untuk menahan air, apabila hujan dengan intensitas tinggi atau datang air kiriman dari Kutai Timur.

“Buat folder, tapi saran Walikota manfaatkan folder di Kelurahan Kanaan saja sementara ini,” katanya.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kalimantan Timur

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kalimantan Timur

Selain folder, pelebaran sungai juga diperlukan untuk menekan potensi banjir di Kota Bontang.

Dari informasi yang dihimpun 2 pemukiman di Kelurahan Gunung Telihan (RT 25 dan RT 29) warganya bakal direlokasi ke lahan Pemkot yang bebas banjir.

Rencananya pemukiman tersebut bakal dibangun waduk.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved