Fakta Baru Penumpang Wings Air Mendadak Buka Jendela Darurat Pesawat di Bandara SAMS Balikpapan

Berikut fakta baru penumpang Pesawat Wings Air mendadak buka jendela darurat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO/ M ARFAN
ILUISTRASI - Pesawat Wings Air di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor. 

PMP langsung didatangi oleh awak Pesawat.

43 penumpang Wings Air ATR 72-600 registrasi PK-WHY itu diminta turun dari Pesawat kembali ke ruang tunggu penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengemukakan, Pesawat terlambat terbang 165 menit atau hampir tiga jam.

"Seharusnya mengudara pada 08.15, atas kondisi tersebut mengakibatkan keterlambatan keberangkatan Wings Air dari Balikpapan menuju Malinau 165 menit," katanya.

Alhasil para penumpang terbang dengan menggunakan Pesawat Wings Air yang lain pada 11.00 WITA.

3. Diproses hukum

Sejatinya penerbangan IW-1478 sudah dipersiapkan dengan baik.

Wings Air mengoperasikan ATR 72-600 registrasi PK-WHY dengan empat awak Pesawat serta akan menerbangkan 43 tamu atau penumpang.

Sesuai SOP, pilot menginformasikan kepada petugas layanan darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec) agar segera dilakukan penanganan kepada PMP.

PMP pun diserahkan pada pihak kepolisian beserta Otoritas Bandar Udara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Mengacu Pasal 54 UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, tindakan yang dilakukan PMP memiliki konsekuensi hukum.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved