Gadai Motor Rekan Residivis Kasus Upal di Bontang Kalimantan Timur Ini Masuk Bui Lagi

Residivis kasus pidana uang palsu (upal), NA (21) di Bontang Kalimantan Timur harus kembali merasakan dinginnya penjara.

Gadai Motor Rekan Residivis Kasus Upal di Bontang Kalimantan Timur Ini Masuk Bui Lagi
TribunKaltim.Co/Muhammad Fachri Ramadhani
Tersangka kasus penggelapan, NA (21) saat ditanyai Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena di halaman kantor Mapolres Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Residivis kasus pidana uang palsu (upal), NA (21) di Bontang Kalimantan Timur harus kembali merasakan dinginnya penjara.

Usai kembali melakukan kejahatan penggelapan belum lama ini. Motor rekannya sendiri nekad digadai.

"Yang punya motor itu punya hutang ke saya Rp500 ribu. Saya lagi butuh uang, saya gadai Rp800 ribu. Nanti dia bayar, baru saya kembalikan," kata NA.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, mengatakan.

NA diamankan di bilangan Loktuan, Minggu (9/2/2020) dini hari oleh Tim Rajawali Polres Bontang, Kalimantan Timur.

Awalnya pelaku menghubungi korban untuk meminjam motor.

Baca Juga:

 Agenda Valentine Day di Plaza Balikpapan, Meet and Greet Ria Ricis Sampai Food dan Kids Festival

 14 Februari Ria Ricis di Plaza Balikpapan, Ngobrol Aku Tahu Kapan Kamu Mati, Film Indonesia Terbaru

 Bendungan Sepaku Penajam Jamin Pasokan Air Bersih, Siasat Musim Kemarau di Lokasi Ibu Kota Baru

Kendaraan korban dengan nomor polisi KT 3017 QC, dibawa pelaku dengan dalih ada keperluan mendadak.

Namun, berhari-hari lewat, motor korban tak kunjung kembali.

Hingga akhirnya, korban yang rugi Ro19 juta tersebut melapor ke kantor polisi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved