Berita Pemprov Kalimantan Timur

Pasca-Observasi di Natuna, Gubernur Isran: Lihat Sendiri Kan, Alhamdulilah Mereka Semua Sehat

Syukur alhamdulillah, lihat semua kan? Anak-anak kita ini semuanya sehat. Jadi, mari kita sambut mereka dengan gembira

Pasca-Observasi di Natuna, Gubernur Isran: Lihat Sendiri Kan, Alhamdulilah Mereka Semua Sehat
HUMASPROV KALTIM/ISTIMEWA
Gubernur Kaltim Isran Noor menyambut langsung kedatangan 14 mahasiswa asal Kaltim di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Sabtu (15/2/2020) pukul 16.00. Mereka dipulagkan setelah menjalani masa observasi di Pulau Natuna. 

NOVEL coronavirus (2019-nCoV) atau dikenal corona virus sejak akhir 2019 menjadi permasalahan bagi dunia. Dari Provinsi Hubei, China, virus ini menyebar sangat cepat ke beberapa negara di dunia.

Berdasarkan data dari Johns Hopkins CSSE per Jumat, 14 Februari 2020, pukul 14:56 Wita, jumlah kasus infeksi mencapai 64.437, sedangkan korban meninggal adalah 1.383 orang.

Indonesia mengambil langkah cepat mengantisipasi penyebaran virus corona ini. Sejak menyebarnya wabah ini, Pemerintah Indonesia telah mendata warga negara Indonesia (WNI) yang ada di China, khususnya di Provinsi Hubei. Sebanyak 238 WNI berhasil dievakuasi dari Kota Wuhan pada awal Februari 2020.

Mereka tidak langsung kembali ke daerah masing-masing. Sesuai ketentuan protokol World Health Organization (WHO), mereka harus diobservasi terlebih selama 14 harI guna memastikan tidak satu pun terpapar virus corona. Lanud Raden Sadjad di Natuna, Kepulauan Riau adalah lokasi yang dipilih untuk observasi.

Lebih rinci, 238 WNI tersebut berasal dari 30 provinsi di Indonesia, termasuk 14 orang merupakan warga Kaltim.

Pemprov Kaltim melalui dinas terkait terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk 14 warganya yang diobservasi di Natuna. Pemprov juga terus melakukan monitoring dan melakukan langkah-langkah sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Perkembangan terakhir setelah menjalani 14 hari masa observasi di Natuna, 14 warga Kalimantan Timur dinyatakan tidak terinfeksi virus corona. Dalam artian mereka sehat. Dan segera dipulangkan ke Jakarta dari Natuna. Untuk kemudian dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Dalam rilis Pemprov Kaltim terkait perkembangan situasi di Natuna, khususnya 14 warga Kaltim, Kepala Biro Humas Setda Prov Kaltim HM Syafranuddin mengungkapkan Pemprov Kaltim terus memonitor kondisi semua warga Kaltim yang dikarantina di Natuna. Kondisinya dalam keadaan sehat, dari awal sejak datang pada awal Februari, sampai selesai masa inkubasi selama 14 hari. Dan sudah dinyatakan tidak terinfeksi virus corona.

“Alhamdulillah saudara-saudara kita yang di Natuna tidak terpapar virus corona, artinya mereka sehat. Masyarakat tidak terlalu mengkhawatirkan dan berpikir macam-macam. Artinya karantina itu bukan berarti mereka terkena, cuma untuk melihat kondisi benar tidak mereka terpapar. Jadi mereka sehat-sehat,” ungkap Ivan, sapaan akrab Syafranuddin, Jumat, 14 Februari 2020.

Juru bicara gubernur ini mengimbau agar jangan sampai ada penilaian negatif dari masyarakat bahwa mereka yang berada di Natuna itu terkena virus corona. Masyarakat juga diimbau agar dapat menerima informasi secara utuh terkait hal ini dan tidak langsung percaya dengan berita-berita hoaks.

Halaman
123
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved