Sadis, Ratusan Janin Dibuang di Septic Tank dan Dihancurkan Pakai Bahan Kimia, Oknum Dokter Terlibat

Sadis, Ratusan Janin Dibuang di Septic Tank dan Dihancurkan Pakai Bahan Kimia, Oknum Dokter Terlibat

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (ketiga dari kanan), Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Merdeka Sirait (kedua kiri), dan Kepala bidang pelayanan kesehatan Dinkes DKI, Wening (paling kanan), saat konferensi pers, di tempat aborsi kawasan Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). 

Sebanyak tiga tersangka ditangkap, yakni MM alias Dokter A, RM, dan SI.

Dokter A alias MM merupakan dokter lulusan universitas di Sumatera Utara.

Dia merupakan dokter yang belum memiliki spesialis bidang.

MM berperan sebagai orang yang membantu para pasien untuk menggugurkan janinnya.

Tersangka lainnya RM. Dia berprofesi sebagai bidan dan berperan mempromosikan praktik Klinik aborsi itu.

Sedangkan, tersangka SI merupakan karyawan Klinik aborsi ilegal itu.

Dia juga residivis kasus praktik aborsi ilegal.

Selama 21 bulan beroperasi, para tersangka mengaku mendapat keuntungan Rp 5,5 miliar lebih.

Dokter yang membuka praktik aborsi ilegal itu mematok harga berbeda pada setiap pasiennya.

Tersangka mematok harga Rp 1 juta untuk menggugurkan janin usia sebulan.

Bahkan, tersangka mematok harga Rp 4-15 juta untuk menggugurkan janin berusia di atas 4 bulan.

Informasi keberadaan klinik aborsi itu disebar melalui website secara online.

Janin yang menjadi korban praktik aborsi Klinik Paseban biasa dibuang ke septic tank.

Saat digerebek, polisi menemukan barang bukti janin berusia 6 bulan dan pasien yang akan melakukan aborsi.

Menurut polisi, pasien Klinik Paseban berasal dari seluruh Indonesia karena keberadaan klinik itu disebarkan secara online melalui sebuah website.

Sebagian besar pasien melakukan aborsi karena hamil di luar nikah dan tuntutan pekerjaan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tersangka Aborsi Ilegal di Paseban Hilangkan Jejak dengan Cara Keji", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/17/15233381/tersangka-aborsi-ilegal-di-paseban-hilangkan-jejak-dengan-cara-keji dan judul "Polisi Gerebek Klinik Aborsi di Paseban, Warga: Yang Saya Tahu Mereka Berobat", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/14/23123381/polisi-gerebek-klinik-aborsi-di-paseban-warga-yang-saya-tahu-mereka?page=all#page2.

Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved