Penertiban Pengetap BBM

Tergiur Untung Besar, Pengetap di Tanjung Selor Ngaku Tiga Kali Isi BBM di SPBU Setiap Hari

Karena tergiur untung besar, para pengetap di Tanjung Selor mengaku tiga kali isi BBM di SPBU setiap hari

TribunKaltim.Co/ikbal Nurkarim
Salah satu kendaraan milik pengetap yang diamankan Polres Bulungan. 

Hasil interogasi terhadap pemilik kendaraan yang diamankan, kata dia, mereka melakukan pengetapan demi meraih untung besar.

"Untungnya lumayan besar per liternya, makanya mereka tergiur.

Itupun yang dijual per botol itu kan tidak sampai satu liter, mereka untung besar meskipun sebenarnya beresiko keamanannya," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pengetap yang diperiksa juga mengaku biasanya membeli BBM di SPBU sekitar tiga kali perhari.

Dengan tiga kali beroperasi di SPBU, pengetap bisa memperoleh puluhan liter BBM.

"Untuk saat ini statusnya masih saksi, tetapi kalau reserse menemukan adanya dugaan tindak pidana, bisa dijerat UU Migas.

Selain denda tilang, gegara telah memodifikasi tangki dari bentuk standarnya," tuturnya.

Sekadar diketahui, sejak maklumat bersama diteken pada Jumat (31/1/2020) lalu, Polres Bulungan sudah tiga kali melakukan penertiban.

Penertiban pengetap pertama kali dilaksanakan pada Jumat (7/2/2020) di SPBU Prima Agung, Jl Sengkawit, Tanjung Selor.

Penertiban saat itu dipimpin Wakapolres Bulungan, Kompol Roberto Asfrianza.

Halaman
1234
Penulis: Amiruddin
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved