Autopsi Pemuda Gantung Diri

Hasil Autopsi Pemuda yang Ditemukan Gantung Diri akan Keluar Dua hingga Tiga Minggu Lagi

Waka Polsek Samarinda Seberang Iptu Sutrisno mengatakan kegiatan penggalian makam tersebut guna melakukan autopsi terhadap RA, yang ditemukan warga te

TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HP
AUTOPSI DI MAKAM-Suasana pembongkaran makam pria yang ditemukan gantung diri, Ahad (26/01/20) 

Sementara ibu RA, Helviani (43) mengatakan sangat terpukul atas kematian sang anak, pasalnya korban merupakan anak satu-satunya lelaki dan menjadi tulang punggung keluarga.

"Pastinya saya sebagai ibunya, sangat kehilangan," ucapnya sambil menarik nafas panjang.

BACA JUGA

Autopsi Jasad Balita Ahmad Yusuf Hilang dari PAUD Samarinda, Pihak Keluarga Sendiri yang Meminta

Wabah Corona, Mahasiswi Asal Samarinda Kuliah di Wuhan China Merasa Deg Degan Melintasi Jalan Tol

Mahasiswa Samarinda Kelaparan di China Harga Tepung dan Telur Naik 10 Kali Lipat, Untung Ada Bantuan

Mahasiswa Samarinda di China Mayoritas Calon Dokter, Pemkot: Usai Lulus Langsung Kembali Mengabdi

Sementara, terkait dengan rumah tangga sang anak dirinya mengaku memang kerap terjadi pertengkaran, di antara keduanya.

"Ya, sering cekcok, karena masalah keuangan, masalah anak dan saat mau jalan. Hal-hal yang seperti ini saja, tidak ada yang lain," ujarnya kepada wartawan.

Dirinya juga mengaku kerap kali mendapatkan ancaman dari menantunya tersebut.

"Sering dia telepon dan WA selalu bilang kalau anaknya begini terus saya habisi anak keturunannya, itu terus yang dia bilang," pungkasnya. (Tribunkaltim.co/ Budi DP)

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved