Sabtu, 18 April 2026

Berita Pemkab Kutai Barat

Warga Kampung Rambayan Keluhkan Jalan hingga Listrik, Wabup Kubar Janji Akan Segera Atasi

"Begitu juga listrik PLN, Insya Allah diusahakan pada 2021 dan 2022 bisa teraliri listrik di rumah warga," kata Wabup.

HUMASKAB KUBAR
Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan berjalan menuju tempat pertemuan silaturahmi masyarakat di Gedung BPU Kampung Rambayan, Kecamatan Mook Manaar Bulatn. 

SENDAWAR - Wabup Kutai Barat Edyanto Arkan mengunjungi Kampung Rambayan Kecamatan Mook Manaar Bulatn (MMB) untuk bertatap muka secara langsung dan menyerap aspirasi dari warga setempat.

"Dalam temu warga ini, banyak persoalan yang disampaikan oleh warga masyarakat terkait infrastruktur dasar, seperti jalan dan listrik," kata Wabup pada silaturahmi masyarakat Kampung Rambayan, di Gedung BPU Kampung Rambayan Kecamatan MMB, belum lama ini.

Kepala Kampung Rambayan M Syahid, menyampaikan ada beberapa keluhan warga terkait pembangunan infrastruktur dasar. Salah satunya, jalan. Kampung Rambayan tidak memiliki akses jalan sejak Kabupaten Kutai sampai dimekarkan menjadi Kabupaten Kubar.

Berkat musyawarah mufakat dan kesepakatan bersama masyarakatnya, akhir akses jalan yang merupakan hibah dari tiga warganya pun bisa terwujud. Meski akses jalannya ada, namun belum bisa dilintasi.

"Kami berharap pemerintah daerah, bisa membantu menyelesaikannya sampai tuntas, dari peningkatan badan jalan sampai rigid beton," ujarnya.

Terbukanya jalan ini, membuat waktu tempuh menjadi singkat sekitar 30 menit ke ibukota Sendawar. Jika menggunakan jalur Sungai Mahakam melalui perahu ketinting, sekitar 1,5 jam.Begitu juga, apabila ada kepentingan warga yang urgen, seperti membawa para ibu dalam proses salinan dan warga yang sakit.

Tidak adanya jalan ini, membuat kami dilema. Ibarat, katak dalam tempurung (tidak bisa kemana-mana).

"Dulu ada kejadian terhadap warganya saat melakukan persalinan, karena air ketubannya sudah pecah dan bayi tersebut tidak terselamatkan,"terangnya.

Selain keluhan jalan dan juga soal listrik. Dia berharap kampung ini bisa diterangi listrik oleh PLN di rumah masing-masing warga. "Saat ini, penerangan menggunakan genset dan ada yang tidak menggunakan genset,"ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut Edyanto Arkan angkat bicara, mengenai keluhan warganya yang disampaikan Kepala Kampung Rambayan M Syahid tadi, tentunya ini sudah menjadi tanggungjawab pemerintah.

Hal ini sesuai dengan visi Kubar periode 2016-2021 yakni, terwujudnya Kubar yang semakin adil dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Terkait, jalan di Kampung Rambayan, pada 2020 ini, ada pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan dari Kampung Rambayan ke Kampung Muara Bunyut Kecamatan Melak.

"Begitu juga listrik PLN, Insya Allah diusahakan pada 2021 dan 2022 bisa teraliri listrik di rumah warga," kata Wabup.

Dari hasil survei, pada 2020 listrik sudah sampai di ujung Kampung Muara Bunyut. Jarak antara Kampung Muara Bunyut ke Kampung Rambayan sekitar 7 kilometer. Sebelum pemasangan listrik PLN perlu menyiapkan jaringan sekitar 2-3 tahun.

Ada beberapa tahapan disiapkan, diantaranya survei, mendirikan tiang, tarik jaringan dan menyambungkan listrik ke rumah warga.

"Dengan adanya jalan dan listrik itu, diharapkan kehidupan masyarakatnya pun akan baik,"ucapnya. (hms6)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved