Akhirnya Tim Gabungan Ungkap Sebab Kedatangan Eks Caleg PDIP Harun Masiku di Bandara Tak Terdeteksi

Tim gabungan ungkap sebab Kedatangan Eks caleg PDIP Harun Masiku di Bandara tak terdeteksi di bandara, kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Akhirnya Tim Gabungan Ungkap Sebab Kedatangan Eks Caleg PDIP Harun Masiku di Bandara Tak Terdeteksi
Kolase TribunKaltim.co
Akhirnya Tim Gabungan Ungkap Sebab Kedatangan Eks Caleg PDIP Harun Masiku di Bandara Tak Terdeteksi 

TRIBUNKALTIM.CO - Akhirnya Tim gabungan ungkap sebab Kedatangan Eks caleg PDIP Harun Masiku di Bandara tak terdeteksi

Tim gabungan yang dibentuk Kementerian Hukum dan HAM mengungkap alasan informasi kedatangan eks caleg PDI-P Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (7/1/2020) lalu terlambat diketahui.

Polemik soal kaburnya eks Caleg PDIP, Harun Masiku akhirnya mulai sedikit terkuak.

Sosok Harun Masiku merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 yang turut menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

KPK telah menetapkan Harun Masiku sebagai tersangka.

Karena Harun Masiku diduga memberikan uang kepada Wahyu Setiawan agar membantunya menjadi anggota legislatif melalui mekanisme pergantian antarwaktu.

KPK sendiri hingga kini belum mengetahui keberadaan Harun Masiku.

Harun Masiku PDIP Tak Kunjung Tertangkap, ICW Sebut Figur Pimpinan KPK Buruk dan Kinerja Kacau

Nasib Kompol Rosa, Penyidik KPK dari Polisi Tangani Kasus Harun Masiku PDIP, Ini Uraian Firli Bahuri

Kapolri Telah Turunkan Tim ke Lapangan Untuk Buru Buron KPK Harun Masiku, Tersangka Kasus Suap

ICW Sebut Ada Orang Lebih Besar Dibalik Kasus Harun Masiku, Refly Harun Penasaran dengan Sosoknya

Disebut-Sebut Harun Masiku terbang ke Singapura pada Senin (6/1/2020) lalu, dua hari sebelum operasi tangkap tangan terhadap Wahyu dan tersangka lainnya.

Harun kemudian dikabarkan telah tiba kembali di Jakarta pada Selasa (7/1/2020), sehari setelahnya.

Namun, hal ini dibantah oleh pihak Kemenkumham termasuk Menkumham Yasonna Laoly.

Halaman
123
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved