Buru Aset Terpidana Korupsi di Dinas PU Berau, Kejari Minta Dukungan Informasi Masyarakat

Buru aset terpidana Korupsi di Dinas PU Berau, Kejari minta dukungan informasi masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO/ IKBAL NURKARIM
Kejari Berau Jufri saat diwawancara wartawan soal eksekusi uang korupsi dikembalikan ke Negara, Rabu (19/2/2020). 

Uang itu akan dimasukan dalam kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak ( PNPB ) Kejaksaan Negeri Berau.

Kejari Berau Jufri meminta masyarakat yang mengetahui aset kedua terpidana untuk diinformasikan ke Kejaksaan Negeri Berau.

"Teman-teman dan masyarakat jika tahu harta benda, aset dari terpidana ini untuk diinformasikan kekejaksaan Berau, untuk kita sita jika terbukti itu hasil Korupsi," katanya.

Akibat Korupsi yang dilakukan dua terpina tersebut negara mengalami kerugian mencapai Rp 45 miliar.

Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Berau Kalimantan Timur mengeksekusi uang pengganti perkara tindak pidana Korupsi pada Selasa (18/2/2020) pagi. Tak tanggung-tanggung, uang dikembalikan ke negara mencapai Rp 11.982.426.960.
Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Berau Kalimantan Timur mengeksekusi uang pengganti perkara tindak pidana Korupsi pada Selasa (18/2/2020) pagi. Tak tanggung-tanggung, uang dikembalikan ke negara mencapai Rp 11.982.426.960. (Tribunkaltim.co/Ikbal Nurkarim)

BACA JUGA

RA Diduga Gantung Diri di Samarinda, Orangtua Korban Curiga Penyebab Anaknya Meninggal Dunia

Seleksi Anggota Bawaslu Kalimantan Utara, Semua Petahana Tidak Lolos, 28 Maret Diumumkan

IKN di Kaltim, Ali Hamdi Ingatkan Persaingan Ketat yang Harus Dihadapi Wirausahawan Lokal

Rabu Sore, Satu Bakal Calon Gubernur Kaltara Jalur Perseorangan Serahkan Syarat Dukungan ke KPU

Dari uang pengganti yang dieksekusi masih ada Rp 33 milia lebih kekurangannya.

Halaman
123
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved