Buru Aset Terpidana Korupsi di Dinas PU Berau, Kejari Minta Dukungan Informasi Masyarakat

Buru aset terpidana Korupsi di Dinas PU Berau, Kejari minta dukungan informasi masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO/ IKBAL NURKARIM
Kejari Berau Jufri saat diwawancara wartawan soal eksekusi uang korupsi dikembalikan ke Negara, Rabu (19/2/2020). 

Kejari Berau juga telah menyita sejumlah aset dari terpidana Korupsi pada Dinas Pekerjaan Umum Berau dan akan dilelang yang hasilnya dikembalikan ke Negara.

Hal tersebut dikatakan Kasi Pidsus Kejari Berau Mosezs Manullang saat mendapingi kejari Berau Jufri saat rilis, Selasa (18/2/2020).

"Ada enam bidang tanah yang pertama dengan luas 891 ada di Tanjung Redeb,

90 meter persegi di Teluk Bayur, 892 Teluk Bayur, 3 meter persegi Teluk Bayur, 72 meter persegi di Tanjung Redeb dan Tenggarong 1.657 meter persegi," jelasnya.

Selain di wilayah Kalimantan Kejaksaan juga sita tanah terpidana Korupsi di Kendal Jawa Tengah.

Kedua tersangka Korupsi di Berau itupun telah putus di pengadilan.

Dua terpidananya tersebut masing-masing Direktur PT Karya Arga Nusa, Sutirto Bahrun dan Direktur Konsultan Pengawas CV Adhi Jasa Putra, Cahyo Adhi.

"Untuk Sutirto 10 Tahun penjara dan mengganti kerugian negara sementara Cahyo putus empat tahun penjara," jelasnya.

Para terpidana Korupsi di Berau itu, merugikan negara dengan cara melakukan mark up anggaran pada pengadaan penyediaan sarana dan prasarana air bersih tahun 2006 sampai 2010 di Berau.

BACA JUGA

Dituduh Aniaya Anggota Satpol PP Tarakan, Ini Pembelaan Terduga Pelaku

Kadishub Sebut Truk yang Kecelakaan di Gunung Manggah Itu Memang Boleh Lewat di Situ, Kecuali Hino

Terima Rekomendasi PDIP, Pasangan Adi-Basri Optimistis Hadapi Pilkada Bontang

Begini Nasib Formasi CPNS Bila Tak Ada Pelamar yang Lolos Passing Grade, Lihat Tahapan Berikutnya

(TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved