Minat Baca Masyarakat Indonesia Kurang, Founder TBM An-Nisaa Sebut Fasilitas Bacanya Kurang.

Minat baca masyarakat Indonesia dinilai masih rendah. Hal itu didasari oleh hasil riset yang dilakukan oleh UNESCO pada tahun 2016.

Minat Baca Masyarakat Indonesia Kurang, Founder TBM An-Nisaa Sebut Fasilitas Bacanya Kurang.
Tribunkaltim.co, Risnawati
Suasana membaca di TBM An-Nissa Balikpapan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Minat baca masyarakat Indonesia dinilai masih rendah. Hal itu didasari oleh hasil riset yang dilakukan oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization ( UNESCO ) pada tahun 2016.

Menurut UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia berada di urutan 60 dari 61 negara yang disurveinya.

Begitu pula dalam penelitian Program for International Student Assessment ( PISA ) pada tahun 2018.

Tes yang diadakan 3 tahun sekali ini diikuti oleh sebanyak 72 Negara salah satunya adalah Indonesia.

Dari ke 72 negara, Indonesia berada di urutan 66 untuk tes membaca.

Kurangnya minat membaca di Indonesia, membuat sejumlah pegiat literasi giat melaksanakan gerakan literasinya.

Baca Juga:

Pulang dari Indonesian Idol, BCL Sempat Ngobrol dengan Ashraf Sinclair, Tiba-tiba Ini yang Terjadi

INILAH Kata-kata Bunga Citra Lestari alias BCL Setelah Ashraf Sinclair Dimakamkan

Hasil Liga Champions Semalam, Liverpool Tak Seperkasa di Liga Inggris, Keok dari Atletico Madrid

Halaman
123
Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved