Sejak Diresmikan, Sudah 8 Kali Kecelakaan di Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Ini Penyebab Utamanya

Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) Desember tahun 2019, hingga Februari tahun 2020 telah terjadi 8 kali kecelakaan di jalan tol.

Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Kendaraan yang mengalami kecelakaan di ruas jalan Tol Balsam Kilometer 82 arah Balikpapan menuju Samarinda, Rabu (19/2/2020) 

“Rata-rata, terjadinya kecelakaan karena pengemudi mengantuk, kemudian kecelakaan terjadi. Penyebabnya ke situ, bukan karena countur jalan,” jelasnya.

Disebutkan pula oleh Ronny, Atas kejadian ini JMTO menurunkan tiga buah mobil patroli untuk melakukan pengecekan dan pemantauan selama 24 jam di jalan tol Balsam.

“Kami punya tiga mobil patroli. 24 jam melakukan patroli. Kemudian, kami juga mengaktifkan call center untuk memberikan informasi kepada kami.

Lalu, kita juga kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Banyaknya spanduk bertuliskan keentuan kecepatan saat melintasi jalan tol, dipaparkan Ronny, perlu menjadi perhatian serius bagi para oengendara saat melintasi jalan tol Balsam.

“Di pintu masuk tol ada spanduk bertuliskan itu. Kemudian, ada juga di titik lainnya.

Kecepatan maksimal 80 kilometer/jam untuk kendaraan yang melintas di jalan tol.

Kalau mengikuti imbauan itu, maka kecelakaan akan terhindar,” imbuhnya.

“Sebelum melakukan perjalanan, perlu juga diperhatikan dengan benar soal kelengkapan kendaraan aman untuk dikendarai.

Mulai dari rem sampai kaki kendaraan dicek,” lanjutnya lagi.

Halaman
1234
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved