Pilkada Kukar

Bawaslu Kukar Tetap Pantau Pendaftaran Bakal Calon Perseorangan Sampai Verifikasi Data Pendukung

Bawaslu Kutai Kartanegara ( Kukar ) Kalimantan Timur akan terus memantau kegiatan pelaksanaan Pilkada perseorangan.

TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono
Yulia Parlina Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kukar. 

"Kendala jarak jauh dan transportasi serta keterbatasan relawan sehingga tidak bisa masuk ke beberapa desa yang diinginkan," ucap Ghufron.

Kecamatan Muara Jawa, Samboja dan Tenggarong Seberang menjadi daerah yang paling besar dukungannya.

Wilayah Muara Jawa tercatat sekitar 7000 orang, Samboja 7812 dan Tenggarong Seberang sekitar 6000 dukungan untuk kedua bakal calon Bupati dan Wakil Bupati perseorangan ini.

Selain itu dirinya pun sudah siap mengantisipasi jika ada tanda tangan dan dukungan ganda saat mengumpulkan berkas tersebut.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim

Ia sudah memiliki cadangan ktp dukungan jika memang ada pemilih ganda saat mengumpulkan berkas tersebut.

Pengumpulan berkas ini dimulai hari Rabu (19/2/2020) sampai tanggal 23 Februari mendatang.

Selanjutnya bakal ada proses verifikasi administrasi dan verifikasi faktual pada akhir bulan februari hingga maret mendatang. 

Datang Pagi Lebih Awal

Pasangan Bakal Calon Perseorangan Kutai Kartanegara ( Kukar ) Eddy Subandi dan Junaidi tiba di kantor KPU Kukar, Rabu (19/2/2020) pukul delapan pagi.

Mereka telah mengumpulkan berkas dukungan seperti KTP dan berkas B1.KWK, B1. 1KWK dan B2. KWK.

Pasangan tersebut membawa puluhan relawan dan liason officer datang ke KPU Kukar.

Para relawan mengenakan seragam kemeja putih.

Di kemeja tersebut bertuliskan BJ 2020.

Dari penuturan Bakal calon Perseorangan Eddy Subandi mengatakan tugasnya belum berhenti disitu saja.

Baca Juga:

Ashraf Sinclair Meninggal, Ariel NOAH Rela Lakukan Ini Demi BCL: Kapan Pun Dia Butuh Ini Pasti Berat

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 19 Februari 2020, Pisces Lawan Rasa Takut, Sagitarius Istirahatlah!

Sempat Diragukan Bobotoh, Wander Luiz Ukir Gol Perdana di Persib Bandung, Kini Banjir Pujian

Kabar Baik ASN, Selain Uang Pensiun Rp1M, Tjahjo Kumolo Singgung Tunjangan di Luar Gaji ke-13 dan 14

Ia masih terus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang dirinya maju ke pilkada Kukar 2020.

Ia pun masih terus mengenalkan diri kepada masyarakat millenial.

"Tetap masih sosialisasi. Kita usaha masih ke generasi millenial. Sebab beberapa dari mereka masih belum mengenal saya. Hanya orangtua saja yang kenal saya," ucap Eddy Subandi.

Ia juga mengatakan ada maksud dari singkatan BJ 2020. Singkatan itu adalah namanya dengan pasangan wakil bupati Junaidi. "B berasal dari Bandi nama panggilan saya. J itu berasal dari Junaidi. Kalau maknanya banyak bisa ditafsirkan sendiri," ucap Eddy Subandi.

Sebelumnya, bakal Pasangan Calon Perseorangan Eddy Subandi-Junaidi telah mengumpulkan berkas dukungan ke kantor KPU Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (19/2/2020) pukul delapan pagi. 

Baca Juga:

 Agenda Valentine Day di Plaza Balikpapan, Meet and Greet Ria Ricis Sampai Food dan Kids Festival

 14 Februari Ria Ricis di Plaza Balikpapan, Ngobrol Aku Tahu Kapan Kamu Mati, Film Indonesia Terbaru

 Bendungan Sepaku Penajam Jamin Pasokan Air Bersih, Siasat Musim Kemarau di Lokasi Ibu Kota Baru

Dan Eddy Subandi mengatakan telah membawa berkas dukungan sebesar 44.777.

Sekitar 18 kotak berisi berkas B1KWK dan B2KWK yang dikumpulkan ke KPU. Ia yakin tidak ada Kegandaan dukungan saat pengumpulan berkas tersebut.

Pasangan Bakal Calon Perseorangan Kutai Kartanegara ( Kukar ) Eddy Subandi dan Junaidi tiba di kantor KPU Kukar, Rabu (19/2/2020)
Pasangan Bakal Calon Perseorangan Kutai Kartanegara ( Kukar ) Eddy Subandi dan Junaidi tiba di kantor KPU Kukar, Rabu (19/2/2020) (TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono)

Misalkan kalau ada berkas ganda dirinya siap menggantikan dengan dukungan yang baru.

Tapi ia enggan menyebutkan berapa jumlah dukung cadangan yang dimiliki pihaknya.

"Yang jelas cukup kita lihat saja nanti," ucap Eddy Subandi.

Baca Juga:

 Sesumbar Gubernur Kaltim Isran Noor Bakal Stop Pembangunan Ibu Kota Negara Jika Ini yang Terjadi

 Gubernur Isran Noor Stop Proyek IKN Jika Rusak Hutan, Luas Ibu Kota Baru Vs Perkebunan Sawit Kaltim

 Isran Noor Berani Ancam Proyek Ibu Kota Baru jika Hutan Rusak, Inilah Profil Gubernur Kaltim

Saat tiba ke kantor KPU, pihaknya membawa sekitar 50 orang pendukung, relawan dan liason officer. "Enggak perlu banyak-banyak," katanya.

(Tribunkaltim.co/Jino)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved