Di Era Jokowi, Muncul Wacana Si Kaya Harus Nikahi yang Miskin, Menteri Agama Diminta Buat Fatwanya

Di Era Jokowi, muncul wacana Si Kaya harus nikahi yang miskin, Menteri Agama diminta buat fatwa -nya

Di Era Jokowi, Muncul Wacana Si Kaya Harus Nikahi yang Miskin, Menteri Agama Diminta Buat Fatwanya
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat ditemui di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Di Era Jokowi, muncul wacana Si Kaya harus nikahi yang miskin, Menteri Agama diminta buat fatwa -nya

Masalah kemiskinan masih menjadi persoalan Indonesia, termasuk ketimpangan antara si kaya dan si miskin.

Muhadjir Effendy, Menko PMK, satu dari sekian Menteri di Kabinet Jokowi - Maruf Amin pun menganjurkan si kaya menikah dengan si miskin.

Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyebutkan, dirinya tak memiliki rencana dan hanya intermezo soal usulan pernikahan antara miskin dan kaya.

"Itu kan intermezo, selingan dari ceramah saya.

Tak ada rencana (buat aturan), saya," kata Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Live Final Piala Gubernur Jatim Persebaya vs Persija, Bonek Bersorak di Stadion, Jakmania Gigit Jari

 Kenang Soekarno, Megawati Sewot Anies Baswedan Gelar Formula E di Monas: Kenapa Nggak di Tempat Lain

 Di Mata Najwa, Prabowo Subianto Tersinggung dengan Erick Thohir, Left Grup WhatsApp Kabinet Jokowi

 Fakta Baru Kematian Ashraf Sinclair Terungkap, BCL Kaget Lihat Ini Keluar dari Mulut Ayah Noah

Menurut Muhadjir Effendy, dirinya hanya memberi saran kepada Menteri Agama Fachrul Razi untuk menerbitkan fatwa tentang pernikahan antartingkat ekonomi.

Sebab fatwa itu sendiri, kata dia, memiliki arti saran atau menganjurkan.

"Jadi jangan dipahami, terus (jadi) wajib segala gitu," kata dia.

Namun, ia pun mempersilakan usulan itu dianjurkan jika dianggap cocok oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved