News Video

NEWS VIDEO Bahas Anjloknya Harga Udang Pemprov Kaltara Bersama Pengusaha Tambak Rapat Hingga Malam

Perwakilan Pemerintah Kota Tarakan juga turut hadir dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), Elang Buana.

TRIBUNKALTIM.CO- Anjloknya harga udang di Kalimantan Utara direspon serius Pemerintah Provinsi lewat forum Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di ruang rapat Badan Penghubung Provinsi Kaltara, Jl Mulawarman, Tarakan, Rabu (19/2/2020) malam.

Selama lebih dari empat FGD berlangsung dimulai pada Pukul 20.00 Wita. Pemprov Kaltara diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Amir Bakri, dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM, Hartono.

 Perwakilan Pemerintah Kota Tarakan juga turut hadir dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), Elang Buana.

 Kemudian hadir berbagai perwakilan pengusaha tambak se-Kaltara dan juga perwakilan perusahaan Cold Stroge. 

"Pemprov memfasilitasi pertemuan ini karena banyaknya permasalahan yang disuarakan para petambak berkaitan dengan anjloknya harga udang saat-saat ini," ucap Amir Bakri. 

Saat memulai FGD Amir menjelaskan bahwa salah satu yang dipertanyakan para petambak yakni perbedaan harga di Kaltara khususnya Tarakan dengan harga yang udang yang ada di Berau, Kalimantan Timur. 

"Ini yang harus dijawab, di Berau harga udang lebih tinggi dibandingkan di Tarakan padahal kita punya kualitas udang tak kalah bagusnya, ada apa ini sebenarnya," paparnya. 

Bantah Isu Corona

 Sejumlah pengusaha membantah bila harga pepiting dan  udang anjlok di Tarakan karena adanya wabah Virus Corona

Harga udang di Tarakan, Kalimantan Utara anjlok. Penurunan harga nyaris bersamaan dengan turunnya pula harga kepiting di pasaran.

Halaman
123
Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved