Pengaruh Rencana Calon Ibu Kota Negara, Bisnis Astra Meningkat Hingga 10 Persen

Rencana calon Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim ini ternyata mempengaruhi bisnis Astra. Bahkan bisnis mereka meningkat hingga 10 persen

TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah
Branch Operation Head United Tractors Badrun Radhi (kiri kacamata) saat berfoto bersama Arya Fitriadi Koordinator Wilayah Astra Group Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -Rencana calon Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim ini ternyata mempengaruhi bisnis Astra. Bahkan bisnis mereka meningkat hingga 10 persen

Dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim, mempengaruhi pertumbuhan bisnis khususnya PT Internasional Astra Tbk yang saat ini memasuki usia ke 63, Kamis (20/2/2020).

Branch Operation Head United Tractors Badrun Radhi mengatakan, dengan berpindahnya Ibu Kota Negara (IKN) membawa angin segar dan  dampak positif untuk pertumbuhan bisnis Astra Group.

"Masing-masing bisnis akan mengambil opportunity (peluang usaha). Pastinya dengan adanya IKN pertumbuhan populasi akan bertambah," kata Badrun Radhi.

Dia pun memprediksi, dengan adanya pemindahan IKN ini penggunaan otomotif meningkat, seperti roda dua, roda empat akan tumbuh.

Pembangunan infrastruktur, dan mungkin di lini bisnis alat berat akan mendapatkan manfaat.

"Dari Divisi Logistik pun bisa mempangaruhi," jelasnya.

Baca Juga:

 Wagub Kaltim Beberkan Ibu Kota Negara Tidak akan Bermanfaat Jika Warganya Tidak Dibekali Hal Ini

 Ibu Kota Indonesia di Kaltim, Viral Apartemen Borneo Bay City, Begini Tanggapan Kementerian ATR

 Tatap Ibu Kota Baru, Borneo Bay City Plaza Balikpapan Bakal Bangun Taman Besar, Target Rampung 2021

Astra Group sendiri tidak ada melakukan persiapan khusus untuk hal itu.

Namun, sejauh ini masih menunggu undang-undang RI terkait pemindahan IKN tersebut.

Pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam aktivitas korporasi adalah sebuah keniscayaan dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis di masa depan.

"Dalam setahun ini, otomotif dan jasa keuangan, serta divisi alat berat ini meningkat. Pertumbuhannya sekitar 5-10 persen," ungkapnya.

Oleh karena itu, Astra harus dapat memanfaatkan teknologi dan berinovasi sebagai salah satu competitive  edge dalam lanskap persaingan bisnis yang makin ketat di tahun 2020 ini.

"Dengan melanjutkan strategi Triple-P Roadmap (Portfolio, People and Public  Contribution Roadmap) yang telah kita jalankan selama ini," katanya. (*)

Baca Juga:

 Bos Fintech Greensill dan Eks Perdana Menteri Tony Blair Disebut akan Investasi di Ibu Kota Baru

 Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 20 Februari 2020, Virgo Dapat Banyak Pujian, Pisces Korbankan Perasaan

 Tangis Aming Pecah Ingat Bisikan BCL tentang Ashraf Sinclair di Rumah Duka, Ibunda Noah Minta Dijaga

 Agenda di Plaza Balikpapan Akhir Februari 2020, Konser Alzera Geny Netriana Sampai Kelas Memasak

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved