5 Kuliner Legendaris di Sekitar Gedung Sate Bandung, Diantaranya Kupat Tahu Gempol Ada Sejak 1965

5 Kuliner Legendaris di Sekitar Gedung Sate Bandung, Diantaranya Kupat Tahu Gempol Ada Sejak 1965

5 Kuliner Legendaris di Sekitar Gedung Sate Bandung, Diantaranya Kupat Tahu Gempol Ada Sejak 1965
ISA RIAN FADILAH
Kupat tahu Gempol. 

TRIBUNKALTIM.CO- 5 kuliner legendaris di Sekitar Gedung Sate Bandung, Diantaranya Kupat Tahu Gempol Ada sejak 1965

Kota Bandung  dipenuhi banyak warung dan tempat makan legendaris yang telah berdiri puluhan tahun lamanya.

Beberapa warung dan tempat makan legendaris tersebut bisa kamu temukan di kawasan sekitar Gedung Sate yang jadi pusat pemerintahan Gubernur Jawa Barat.

Berikut ini lima tempat makan legendaris di sekitar Gedung Sate Bandung dengan harga terjangkau:

Sego Tempong Mbok Nah yang Menggugah Selera, Berikut 5 Kuliner Malam di Banyuwangi yang Lezat

Salah Satunya Mie Ayam Kamehame, Inilah 7 Rekomendasi Kuliner Malam di Jogja yang Harus Dicoba

Salah Satunya Mie Ayam Kamehame, Inilah 7 Rekomendasi Kuliner Malam di Jogja yang Harus Dicoba

Promo Indomaret Kembali Hadir Periode 19-25 Februari 2020, Beli 2 Gratis 1, Belanja Jadi Super Hemat

1. Cuanki dan Batagor Serayu

Cuanki adalah sejenis sajian baso khas Bandung. Kuan cuanki mirip dengan baso Malang. Isian cuanki adalah tahu putih yang diisi aci, siomay, baso, pangsit rebus, pangsit goreng, dan baso goreng. Berbeda dengan baso Malang, cuanki tidak pakai mi kuning.

Salah satu cuanki legendaris di Bandung adalah Cuanki dan Batagor Serayu. Terletak di Jalan Serayu, Cuanki dan Batagor Serayu telah ada sejak tahun 1990-an. Awalnya konon sang penjual mengawalinya dengan berjualan cuanki di gerobak pikul.

Cuanki dan Batagor Serayu digemari karena katanya punya tekstur lembut dan kenyal serta tidak keras seperti kebanyakan cuanki. Untuk menyantap cuankinya, kamu perlu menambahkan beberapa bumbu tambahan untuk memperkuat rata.

Paling enak jika dicampur dengan sedikit cuka, sambal pedas, dan kecap manis. Rasa gurih, asam, pedas, dan manis bercampur jadi satu memberikan sensasi berkeringat ketika memakannya.

Itulah kenapa banyak orang bilang paling enak menyantap cuanki jika cuaca sedang dingin atau hujan.

Halaman
1234
Editor: Nur Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved