Bukan Kasus Century, KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Libatkan Penegak Hukum, Petinggi BUMN & DPR

Bukan Kasus Century, KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Libatkan Penegak Hukum, Petinggi BUMN & DPR

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPK Firli Bahuri. Bukan Kasus Century, KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Libatkan Penegak Hukum, Petinggi BUMN & DPR 

Tanpa menyebut kasus secara spesifik, Ali mengatakan 36 kasus itu melibatkan aparat penegak hukum, anggota legislatif, hingga petinggi BUMN.

Sembilan kasus di antara sudah ditangani sejak lama yakni sejak 2011, 2013, dan 2015.

”Ke-36 perkara tadi, seperti yang saya sampaikan di awal, ini perkara-perkara yang melibatkan ada kementerian, BUMN, aparat penegak hukum, kemudian juga di lembaga-lembaga negara, DPR-DPRD,” kata Ali di Gedung Merah Putih KPK.

Ali menuturkan, daftar kasus yang penyelidikannya dihentikan tidak bisa diungkap ke publik karena termasuk dalam informasi yang dikecualikan sebagaimana diatur oleh UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Namun, Ali memastikan bahwa kasus-kasus yang menjadi perhatian publik seperti kasus Century, kasus Sumber Waras, hingga kasus dugaan suap dana divestasi Newmont yang menyeret eks Gubernur NTB Tuan Guru Bajang tidak termasuk dalam 36 kasus yang penyelidikannya dihentikan.

Ali juga mengatakan, dari 36 kasus tersebut, tidak ada yang merupakan pengembangan dari kasus besar seperti kasus e-KTP atau kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

"Pengembangan dari BLBI dan sebagainya, saya tadi membaca, saya kira tidak ada yang berkaitan dengan itu," ujar Ali.

Ditambahkannya, apabila masyarakat yang sempat melaporkan dugaan korupsi ke KPK dapat menghubungi call-center KPK untuk mengetahui kelanjutan kasus yang diadukan.

"Pelapor boleh menanyakan langsung ke Pengaduan Masyarakat atau call center, sejauh mana pengaduannya itu ditindaklanjuti. Jadi pelapornya langsung yang menanyakan," kata Ali.

Preseden Buruk

Halaman
1234
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved