Gegara Topi Dijatuhkan, Subadi Kena Tebas Parang saat Sedang Nyanyi di Kafe

Gegara topi dijatuhkan, Subadi terkena tebasan parang saat sedang nyanyi di kafe

Gegara Topi Dijatuhkan, Subadi Kena Tebas Parang saat Sedang Nyanyi di Kafe
TribunKaltim.CO/HO
Korban Subadi yang mengalami luka parang tengah dirawat di Puskesmas Bengalon 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA–Gegara topi dijatuhkan, Subadi terkena tebasan parang saat sedang nyanyi di kafe

Asyik bernyanyi di sebuah kafe di kawasan Jalan Poros Bengalon Muara Wahau Km 106 Desa Tepian Indah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.

Subadi (50), warga SP 8 Desa Tepian Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, ditebas parang oleh Anwar (35), warga Km 106 Desa Tepian Indah, Jumat (21/2/2020) dini hari.

Usut punya usut, belakangan diketahui, Anwar ternyata tersinggung karena topinya terlepas setelah dipukul ke atas saat Subadi berlalu di hadapannya.

Keduanya saling kenal, namun tidak berteman. Ditambah lagi, Anwar dalam pengaruh minuman keras.

“Membawa rasa kesal karena topinya dibuat jatuh, Anwar mengambil parang di rumahnya.

Kemudian kembali ke café, mencari Subadi yang kebetulan sedang bernyanyi bersama pemandu lagu, berinisial Sy, Ri dan Ky,” ungkap Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kapolsek Bengalon, AKP Zarma Putra.

Baca Juga;

Virus Corona Hantui Korea, BTS hingga Zico Batal Tampil di SBS Inkigayo Super Concert di Daegu?

Tumpah Ruah Bonek Rayakan Kemenangan Persebaya Surabaya atas Persija Jakarta, Rindu Juara?

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved