Kamar Dagang dan Industri Balikpapan Prediksi Investasi Malaysia di Benua Etam Lebih Rp 1 Triliun

Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Balikpapan prediksi nilai investasi Malaysia di Kalimantan Timur lebih dari Rp 1 triliun.

Kamar Dagang dan Industri Balikpapan Prediksi Investasi Malaysia di Benua Etam Lebih Rp 1 Triliun
Tribunkaltim.co, Heriani
Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Balikpapan prediksi nilai investasi Malaysia di Kalimantan Timur lebih dari Rp 1 triliun.

Sebanyak 24 delegasi pengusaha negeri Sabah, Malaysia di berbagai sektor, mulai dari pertanian, construction & agriculture, burung walet, pendidikan, stationery, shipping, food & beverage, pariwisata, retail, EO, furnitur dan lainnya, mengunjungi Balikpapan, Kamis (20/2/2020) kemarin.

Mereka disambut oleh pihak pemerintah kota Balikpapan dan puluhan pelaku usaha di Kota Minyak. Dalam kesempatan tersebut, pengusaha kedua negara tersebut melakukan Business Matching.

Pengusaha Sabah, Malaysia tertarik menanam investasi di Balikpapan khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya. Latar belakang tersebut tak lepas dari isu pemindahan ibu kota negara ( IKN ) di Benua Etam.

"Saat ini, Kaltim butuh bahan baku material mentah untuk pembangunan infrastruktur. Kami harap Malaysia bisa ikut memenuhi itu," ujar Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat.

Pertemuan tersebut, akan menjadi awal dari masuknya Investasi-investasi di lokasi calon IKN baru. Khususnya Balikpapan sebagai penyangga.

Baca Juga;

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 21 Februari 2020, Taurus Ekspresikan Perasaan, Cancer Tenggelam Emosi

Hanya Bambang Pamungkas Saat Pembagian Medali Piala Gubernur Jatim, Kemana Skuad Persija?

Hasil Liga Europa, Gol Perdana Christian Eriksen Bikin Inter Milan Menang di Markas Ludogorets

Obat Virus Corona Akhirnya Ditemukan China, Ternyata di Indonesia Jenisnya Dipakai untuk Antimalaria

Kedepan, lanjut Yaser, akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas hal-hal yang sifatnya teknis. Investasi yang masuk ke Kaltim jika berhasil diprediksi sangat besar.

"Saya taksir berdasarkan bisnis mereka, bisa lebih dari Rp 1 triliun jika digabungkan. Pengusaha yang datang kebanyakan memiliki pabrik. Mereka datang dan tertarik karena trigger-nya IKN. Kedepan akan ada follow up-nya," pungkasnya.

Penulis: Heriani AM
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved