Ke Bos Mayapada Anies Baswedan Ucap Banjir Jakarta Lebih Cepat Surut Dibanding Masa Ahok dan Jokowi

Bos Mayapada sebut banjir Jakarta cepat surut di era Anies Baswedan daripada masa Ahok dan Jokowi

Instagram / @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tinjau banjir 

Baru-baru ini lembaga survei Indobarometer mengungkap tingkat keberhasilan pemimpin ibu kota menangani kemacetan.

Survei tersebut di antaranya mengangkat kinerja dari pemimpin ibu kota terdahulu dan saat ini.

Di antara nama yang menjadi sorotan adalah Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Anies Basewedan.

Dari ketiganya, nama Ahok menduduki urutan tertinggi oleh survei.

Ahok dinilai lebih sukses menangani kemacetan Jakarta sebebar 35.3 persen.

Selain itu Jokowi berada di urutan kedua, yakni mendapatkan nilai sebesar 25.3 persen suara.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta saat ini, Anies Baswedan hanya mendapatkan 8.3 persen suara saja.

Dari hasil survei tersebut, responden yang menjawab atau tidak mengerti sebanyak 31.2 persen.

Hasil survei tersebut diumumkan oleh Indobarometer, pada Minggu (16/2/2020), melansir dari tayangan Youube Kompas TV.

Dalam survei tersebut dilakukan Indobarometer dengan mengambil responden sebanyak 1.200 orang, yang semuanya warga Jakarta.

Ternyata, nama Ahok tidak hanya unggul di survei mengatasi kemacetan.

Ahok juga dinilai sebagai tokoh yang paling berhasil dalam menangani persoalan banjir di ibu kota.

"Satu, banjir, paling banyak dianggap berhasil Ahok 40 persen, lalu Jokowi 25 persen."

"Pak Anies (Baswedan) 4 persen," ungkap Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat konferensi pers di Century Park Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2020), melansir melalui Kompas.com.

Ahok kurang suara di isu lain

Namun ternyata nama Ahok ternyata kalah suara dalam isu lain.

Seperti dalam isu pendidikan.

Ternyata, nama Jokowi paling unggul di dalam isu pendidikan ibu kota.

Nama Jokowi bahkan mengalahkan Anies Baswedan, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era Kabinet Kerja.

Jokowi unggul dengan 35,1 persen, diikuti dengan Anies 25,3 persen, dan Ahok 15,3 persen.

Di isu yang lain, nama Jokowi kembali unggul di antara kedua tokoh terakhir yang memimpin DKI Jakarta.

Jokowi memimpin di sektor kesehatan, disusul Anies dan Ahok.

"Kesehatan, paling tinggi Jokowi 35 persen, Anies 20 persen, Basuki 17 persen," tuturnya.

Survei dilakukan selama satu minggu

Survei nasional ini dilakukan selama satu minggu, yakni 9-15 Januari 2020.

Survei tersebut memperoleh total 1.200 responden yang dipilih secara multistage random sampling.

Untuk menjadi responden sendiri ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

 Putra Bupati Lamar Putri Bupati, Tanah 12,6 Hektare, 30 Sapi, 3 Kerbau Jadi Mahar, Belum Uang Panaik

 Update Terbaru Kasus Siswa Pramuka SMP Hanyut Saat Susur Sungai Sempor, 1 Tewas, 22 Masih Dicari

 KPK Lanjutkan Kasus Bank Century, Anak Buah Prabowo Subianto Sebut Pelakunya Terang Benderang

 Anggota Sohibul Imam PKS Ini Puji Menlu, Kritik Menteri Gerindra dan Susi Pudjiastuti Bikin Gaduh

Seperti dari warga negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih.

Yaitu minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Metode survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Margin of error survei tersebut sebesar kurang lebih 2,83 persen.

Sedangkan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/21/20082671/dato-sri-tahir-banjir-era-anies-lebih-cepat-surut-dibanding-gubernur?page=all#page2.

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved