News Video

NEWS VIDEO BKSDA Berau Evakuasi Burung Dilindungi Dari Rumah Warga  

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kaltim wilayah kerja Berau berhasil mengevakuasi burung rangkong jenis kengkareng hitam (Anthracoceros malayanus)

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim wilayah kerja Berau berhasil mengevakuasi burung rangkong jenis kengkareng hitam (Anthracoceros malayanus) yang dipelihara warga.

Berung yang diperkirakan berumur enam bulan itu dievakuasi dari salah satu rumah warga di gang elang, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur Berau, Jumat (21/2/2020).

Evakuasi satwa dilindungi itu berjalan dramatis, karena sang pemilik enggan menyerahkan ke petugas BKSDA.

Pasalnya sang pemilik mengaku sayan terhadap satwanya, dan mengaku dipelihara sejak kecil.

Kenkareng hitam itupun nampak jinak ditangan pemiliknya.

Meski demikian, usai diberi pemahaman sang pemilik yang awalnya tak mau menyerahkan burung peliharaannya, akhirnya luluh dan menyerahkan burung tersebut ke petugas BKSDA.

Usai dievakuasi burung jenis kenkareng itupun dibawa ke kantor BKSDA Berau.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim wilayah kerja Berau Dheny Mardiono mengatakan evakuasi burung dilindungi tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Setelah ditelusuri laporan tersebut, dan benar ditemukan seorang warga memelihara satwa dilindungi.

"Sehingga kita mengambil langkah tegas yakni melakukan evakuasi terhadap satwa silindungi yang dipelihara warga yang nantinya kita lepas liarkan," kata Dheny.

Dheny Mardiono mengingatkan sanksi pidana ke para pelaku perdagangan satwa dilindungi.

"Kalau ancaman pidana 5 tahum dan denda 100 juta sesuai UU nomor 5 tahun 1990," katanya.

Lanjut Dheny menjelaskan ancaman tersebut berlaku bagi pelaku perdagangan satwa dilindungi.

"Sementara untuk yang memelihara seperti yang kita lakukan tadi maka satwa yang dilindungi akan disita dan pemilik akan diberi sosialisasi agar tak memelihara satwa dilindungi," jelasnya. (*)

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved