Pastikan Kasus Bank Century Tak Dihentikan, Ketua KPK: Tidak Boleh Perkara Digantung-gantung

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan lembaga antirasuah tidak menghentikan kasus Bank Century.

KOMPAS.com/FIRDA ZAIMMATUL MUFARIKHA
Ketua KPK Firli Bahuri saat menyambangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020). Nama Firli Bahuri Ketua KPK Disebut di Sidang Dugaan Suap Bupati Muara Enim, Kata Eks Kapolda Sumsel 

Apakah ada kesalahan fundamental dalam memberantas korupsi selama ini sehingga harus dihentikan?

Apakah ada indikasi pick and choose atau tebang pilih dengan basis selera dan target, sehingga tidak bisa dilanjutkan?," ujarnya.

"Saya berharap KPK segera menjelaskan kepada publik secara terang dan utuh langkah dan keputusannya, agar tidak menimbulkan kegelisahan dan spekulasi publik terkait dengan upaya pemberantasan korupsi saat ini dan ke depan," imbuhnya.

Dengan penjelasan yang utuh dan terang, kata dia, masyarakat akan tergerak untuk bisa membantu memberikan masukan kepada KPK.

Sebagai bahan untuk melakukan evaluasi dan menentukan langkah-langkah progresif pemberantasan korupsi, dengan tetap menjunjung tinggi asas hukum, hak setiap warga negara termasuk HAM.

"Perlu saya ingatkan juga, Pemberantasan korupsi akan bisa optimal apabila partisipasi dan dukungan publik mengalir.

 Kabar Duka, Pemain Muda Sepakbola Indonesia Ini Tewas Tersambar Petir, Tubuhnya Mengeluarkan Asap

 Jangan Lewatkan Sensus Penduduk 2020 Online di ww.sensus.bps.go.id, Sampai 31 Maret, Ini Caranya

 Curhat di Mata Najwa, Wishnutama dan Nadiem Makarim Mengaku Dapat Tekanan Saat Jabat Menteri Jokowi

 Sempat Tinggalkan Sidang Karena Sakit Paru Kronis, Kivlan Zen Minta Dihadirkan Lima Jenderal

Sebaliknya apabila rakyat sudah pesimis dan tidak percaya kepada aparat penegak hukumnya termasuk KPK.

Saya kawatir rakyat dan sejarah akan melakukan koreksi dengan cara mereka," ujar dia.

"KPK harus selalu menyadari pemberantasan korupsi selalu membutuhkan dukungan dan partisipasi rakyat.

KPK tidak bisa berjalan sendiri dalam memberantas korupsi," lanjutnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan Firli Bahuri Hentikan 36 Perkara di KPK: Takut Disalahgunakan Untuk Pemerasan, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/02/21/alasan-firli-bahuri-hentikan-36-perkara-di-kpk-takut-disalahgunakan-untuk-pemerasan?page=all.

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved