Polantas Pasang Traffic Cone di Lokasi Laka Maut Jalan Bhayangkara Bontang, Ini Tujuannya

Pasca kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Bhayangkara, Polantas memasang traffic cone tepat di belakang traffic light

Polantas Pasang Traffic Cone di Lokasi Laka Maut Jalan Bhayangkara Bontang, Ini Tujuannya
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Polantas Polres Bontang memasang traffic cone tepat di belakang traffic light simpang 3 arah ke Loktuan di Jalan Bhayangkara, Bontang, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pasca kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di Jalan Bhayangkara Bontang, Polantas memasang traffic cone tepat di belakang traffic light simpang 3 arah ke Loktuan.

Kasatlantas Polres Bontang, AKP Imam Syafi'i mengungkapkan pemasangan pembatas jalan itu sengaja dilakukan. Tujuannya tak lain untuk membiasakan para pengguna jalan raya.

"Jadi yang hendak menuju Lok Tuan sudah berada di lajur kanan. Sementara yang ingin terus dari jauh sudah ambil lajur kiri jalan," katanya.

Kendati demikian, perwira polisi pangkat 3 balok di pundak tersebut mengatakan penempatan traffic cone tidak permanen alias sementara.

"Untuk mencegah terjadinya salah paham yang akibatkan kecelakaan. Sekaligus untuk membiasakan pengendara. Tapi temporer, mas. Tak pernanen. Ya, edukasi masyarakat, kalau ke kanan ambil jalur kanan. Terus ambil jalur kiri," jelasnya.

Lebih lanjut, Imam mengimbau agar pengendara dapat menurunkan kecepatan kendaraan mereka sebelum melintas di simpang 3 lokasi tersebut.

Baca Juga;

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 21 Februari 2020, Taurus Ekspresikan Perasaan, Cancer Tenggelam Emosi

Hanya Bambang Pamungkas Saat Pembagian Medali Piala Gubernur Jatim, Kemana Skuad Persija?

Hasil Liga Europa, Gol Perdana Christian Eriksen Bikin Inter Milan Menang di Markas Ludogorets

Obat Virus Corona Akhirnya Ditemukan China, Ternyata di Indonesia Jenisnya Dipakai untuk Antimalaria

Dari pantauan Tribunkaltim.co, dengan adanya pemasangan pembatas jalan tersebut memudahkan pengendara untuk memprediksi keputusan kendaraan yang ada di depan mereka mau lurus atau mengikuti lampu merah di traffic light (menuju Loktuan).

"Kalau dikasih pembatas begitu, kita jadi mudah ngerti orang mau ke arah Loktuan atau langsung lurus, mas," kata salah satu warga, Irwan kepada media ini. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved