Ibu Kota Baru

Warga Calon Ibu Kota Negara Keluhkan Susahnya Lapangan Kerja, Anggota DPRD Kaltim Bersikap Begini

Warga Kabupaten Penajam Paser Utara ( Penajam Paser Utara ) Kalimantan Timur mengeluhkan masih kurangnya lapangan kerja di Penajam Paser Utara.

Warga Calon Ibu Kota Negara Keluhkan Susahnya Lapangan Kerja, Anggota DPRD Kaltim Bersikap Begini
TribunKaltim.Co/Aris Joni
Warga Kabupaten Penajam Paser Utara ( Penajam Paser Utara ) Kalimantan Timur mengeluhkan masih kurangnya lapangan kerja di Penajam Paser Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Warga Kabupaten Penajam Paser Utara ( Penajam Paser Utara ) Kalimantan Timur mengeluhkan masih kurangnya lapangan kerja di Penajam Paser Utara.

Sehingga warga Penajam Paser Utara mengadukannya ke salah satu anggota DPRD Kaltim dapil Penajam Paser Utara-Paser, Baharuddin Muin pada kegiatan reses yang dilakukan selama delapan hari mulai 12-19 Februari 2020 di Penajam Paser Utara dan di Kabupaten Paser.

Secara kebetulan Penajam Paser Utara merupakan masuk wilayah calon Ibu Kota Negara Indonesia di Kalimantan Timur

Mendapat keluhan warga calon ibu kota baru tersebut, Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin berkomitmen mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, salah satunya terkait lapangan kerja.

Di Penajam Paser Utara ada masyarakat yang menyampaikan bahwa masih terjadi Ketimpangan lapangan kerja.

Banyak perusahaan besar yang beroperasi di Penajam Paser Utara, tetapi serapan tenaga kerja lokalnya masih rendah.

Baca Juga:

 Usai Menjalankan Misi Ini, 3 Pesawat Tempur F-16 Tinggalkan Kota Balikpapan Kalimantan Timur

 Agenda Plaza Balikpapan Jumat 21 Februari, Choco and Dessert Market, Lezatnya Kuliner Coklat Dessert

 Balikpapan Penyangga Ibu Kota Negara, Pengusaha Malaysia Mulai Lirik Investasi Pertanian Perikanan

 Menara di Belakang Perumahan Jokowi Pesona Bukit Batuah Balikpapan Nyaris Ambruk, Warga Khawatir

"Sementara di Paser sendiri masyarakat mengeluhkan masalah fasilitas umum seperti perbaikan jalan,” ujar Bahar pada Jumat, (21/2/2020).

Lanjut dia, selama melakukan reses tiga titik di Penajam Paser Utara yakni Kelurahan Penajam, Desa Sesulu dan Desa Labangka Barat, kebanyakan warga mengeluhkan sulitnya lapangan kerja, padahal banyak perusahaan baik tambang maupun sawit yang beroperasi di wilayah Benuo Taka tersebut.

“Insya Allah kami siap kawal. Meskipun tidak semua bisa direalisasikan secara spontan, tapi kami akan mengusahakan sesuai dengan kemampuan.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved