KPK Dinilai Bambang Widjojanto Cari Sensasi, Penghentian Penyelidikan tak Dikenal KUHP, UU Korupsi

KPK dinilai Bambang Widjojanto cari sensasi, penghentian penyelidikan tidak dikenal dalam KUHP dan Undang-undang Korupsi.

KPK Dinilai Bambang Widjojanto Cari Sensasi, Penghentian Penyelidikan tak Dikenal KUHP, UU Korupsi
Kompas.com
Bambang Widjojanto 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - KPK dinilai Bambang Widjojanto cari sensasi, penghentian penyelidikan tidak dikenal dalam KUHP dan Undang-undang Korupsi sekali pun. 

Belum lama ini KPK telah sampaikan ke publik soal penghentian penyelidikan kasus Korupsi yang sempat masuk laporan ke KPK

Kontan hal tersebut pun membuat kaget banyak pihak.

Berangkat dari ini mantan komisioner KPKBambang Widjojanto angkat bicara. 

Eks Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Bambang Widjojanto menilai pimpinan KPK membuat sensasi

Ketika mengumumkan penghentian 36 kasus dugaan korupsi yang masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga:

 Menara Sutet di Pesona Bukit Batuah Balikpapan Hampir Roboh, Diduga Tanah Tidak Kuat Mengikat

 22 Paket Sabu Gagal Edar di Bontang, Polisi Tangkap Pengedar di Loktuan Kalimantan Timur

 Eks Bupati Bulungan Anang Dachlan Batal Bertarung Pilgub Kaltara di Jalur Perseorangan Alasannya Ini

 BREAKING NEWS Tertimpa Pohon, Ruang Belajar SMPN 1 Sangkulirang Kutim Kalimantan Timur Ini Hancur

BW, sapaan Bambang, mengatakan penghentian penyelidikan sebetulnya tidak perlu disampaikan oleh pimpinan KPK.

Karena bukan merupakan sebuah prestasi.

"Istilah penghentian penyelidikan nyaris tidak pernah digunakan oleh pimpinan KPK periode sebelumnya di dalam banyak presentasi atau laporan karena itu bukan prestasi yang perlu dibanggakan," kata BW dalam keterangan tertulis, Jumat (21/2/2020) malam.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved