Fakta Baru Musibah Susur Sungai di Sleman, Jumlah Korban Bertambah hingga Keprihatinan Gubernur DIY

Akibat kegiatan susur sungai yang dilakukan di Sungai Sempor, Sleman tersebut menyebabkan sejumlah siswa tewas terseret arus banjir.

KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
SUSUR SUNGAI SLEMAN - Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejumlah fakta baru musibah susur sungai di Sleman, jumlah korban bertambah hingga keprihatinan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) .

Kegiatan Pramuka dengan agenda susur sungai yang dilakukan ratusan Siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, berujung petaka.

Pasalnya, akibat kegiatan susur sungai yang dilakukan di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, pada Jumat (21/2/2020) sore tersebut menyebabkan sejumlah Siswa tewas terseret arus banjir.

Puluhan Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut sempat dinyatakan hilang setelah diseret ombak.

Susur Sungai SMPN 1 Makan Korban, Sultan Hamengku Buwono X : Pimpinan Sekolah Bisa Bertanggung Jawab

Ketua Kwartir Pramuka Kukar Turut Duka Cita, Kejadian Pelajar SMPN 1 Digulung Air Saat Susur Sungai

Cerita Korban Selamat Peristiwa Susur Sungai Siswa SMPN 1 Berhasil Naik ke Tebing Berkat Sosok Ini

Korban 13 Tahun Ini Dimakamkan Tepat Hari Ulang Tahunnya, Kisah Pelajar Ikut Susur Sungai SMPN 1

Tim SAR yang diterjunkan ke lokasi kejadian juga sempat mengaku kesulitan melakukan pencarian, karena terkendala medan.

Berikut ini fakta selengkapnya:

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved