Nasib Ibu dan Bayi Berumur 7 Hari yang Terjebak Banjir di Jakarta, Berikut Fakta dan Kabar Terkini

Info terkini banjir Jakarta, rumah sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat dikabarkan terendam air dan sejumlah peralatan medis rusak

6. Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

BANJIR JAKARTA - Banjir di perumahan Kelapa Nias, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020).

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, banjir di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020) disebabkan oleh kali di sekitar wilayah tersebut yang meluap.

Selain itu, banjir juga disebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Kelapa Gading, mencapai sekitar 200 milimeter per detik. "Tadi saya melihat ke lokasi, memang di beberapa tempat, kali yang melewati Kelapa Gading meluap semua sampai rata dengan jalan," ujar Juaini saat dihubungi.

Juaini menyatakan, seluruh pompa di wilayah Kelapa Gading berfungsi dengan baik.

Petugas terus bekerja memompa air ke kali. Namun, penanggulangan banjir di sana terhambat air laut yang sedang pasang.

Karena itu, saat air banjir di pompa ke kali, air dari kali tidak bisa mengalir ke laut.

"Tadi saya cek ke lokasi di Pulomas, di Kelapa Gading, semua pompa berfungsi, tapi karena memanh kondisinya sungainya rata (penuh), kami buang (ke sungai), meluap lagi ke jalan, jadi mutar lagi, bolak-balik," kata Juaini.

Adapun banjir terjadi di 55 rukun warga (RW) di Jakarta.

RW yang terendam banjir tersebar di 36 kelurahan di 23 kecamatan. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta M Insaf mengatakan, banjir disebabkan curah hujan tinggi, luapan Kali Ciliwung, luapan Kali Item, luapan Kali Sunter, dan luapan Kali Semongol.

Ketinggian air banjir di 55 RW yang terendam pun beragam, mulai dari 5 sentimeter sampai 120 sentimeter.

Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved