Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Beri Jaminan Sosial Aparatur Kampung, Pemkab Mahulu Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 623 aparatur kampung dalam wilayah Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB MAHULU
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Cep Nandi Yunandar saat penandatangan kerjasama di Balai Adat Umaq Beluaq Kampung Long Pahangai, Rabu (19/2/2020). Jaminan Sosial itu meliputi, jaminan kesehatan kerja, kematian hingga hari tua. 

UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesahatan (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 623 aparatur kampung dalam wilayah Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

Jaminan Sosial itu meliputi, jaminan kesehatan kerja, kematian hingga hari tua. Proses kerjasama tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh SH bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Cep Nandi Yunandar, di Balai Adat Umaq Beluaq Kampung Long Pahangai, pada Rabu (19/2/2020).

Setelah sebelumnya juga dilaksanakan di Balai Adat Tingang Kuai, Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari pada Selasa (18/2/2020).

Dalam sambutan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan GehSH menyatakan, BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan bagi jajaran BPK, lembaga adat dan pengurus RT merupakan upaya pemerintah daerah. Dalam memberikan rasa aman serta menjamin keselamatan aparatur kampung saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

"Sesuai dengan tahapan kemajuan pelaksanaan pembangunan yang sudah kita laksanakan selama 4 tahun terakhir ini. Pemerintah daerah mulai memberikan jaminan kesehatan melalui skema BPJS pada aparatur pemerintah kampung, jajaran BPK, lembaga adat dan pengurus RT," kata Bupati.

Bupati berharap, adanya jaminan sosial yang diberikan Pemkab Mahulu ke depan dapat meningkatkan kinerja serta semangat aparatur kampung. Dalam menjalankan roda pemerintahan kampung.

"Tentu dalam penyampaian jaminan kesehatan tidak terlepas dari serangkaian harapan. Bahwa seluruh penerima jaminan kesehatan ini dapat semakin meningkatkan kinerjanya demi keberhasilan pembangunan secara keseluruhan. Saya berharap kerjasama yang saling mendukung antara petinggi dan BPK dapat semakin ditingkatkan," harap Bupati.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Cep Nandi Yunandar mengapresiasi perhatian Bupati Mahulu dalam menjamin keselamatan aparatur kampung dengan memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya ini sebagai bukti bahwa negara hadir melalui Pemkab Mahulu untuk mencegah warga miskin baru. Melalui BPJS yang diberlakukan bagi aparatur kampung Mahulu.

"Allhamdulilah, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah Mahulu terhadap perlindungan kesejahteraan jamsos bagi masyarakat pekerjanya. Aparatur pemerintahan dari mulai petinggi kampung sampai dengan RT itu dilindungi program BPJS," tuturnya.

Ia menjelaskan manfaat dari Jaminan Sosial BPJS apabila terjadi resiko kecelakaan kerja. Misalnya seorang petinggi saat berangkat dari rumah menuju kantor terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti kecelakaan.

Maka biaya pengobatannya sampai dengan sembuh ditanggung oleh BPJS. Termasuk jika yang bersangkutan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, maka ahli warisnya mendapatkan santunan sebesar 48 kali upahnya perbulan. Ditambah beasiswa untuk dua orang anaknya dari TK sampai dengan kuliah.

"Ketenagakerjaan dapat meringankan beban biaya pengobatan aparatur kampung," jelasnya. (HMS11)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved