Berita Pemprov Kalimantan Timur

Upaya Bangun Provinsi Religius, Pemprov Kaltim Kerjasama dengan Universitas Darussalam Gontor

Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) putra-putri Kaltim dalam membangun provinsi ini lebih religius.

Upaya Bangun Provinsi Religius, Pemprov Kaltim Kerjasama dengan Universitas Darussalam Gontor
HUMASPROV KALTIM
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin foto bersama usai mendantangani naskah kerjasama dengan Rektor Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi MA d kampus Unida Gontor Ponorogo, Jumat (21/2/2020). Turut mendampingi Kabag Kerja Sama Riduan Gani, Kasubag Kerjasama Pemerintah Hadri dan staf Elesmi Hani. 

PONOROGO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menjalin kerja sama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo Jawa Timur yang juga melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur.

Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) putra-putri Kaltim dalam membangun provinsi ini lebih religius.

Sehubungan dengan itu Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Setdaprov Kaltim Drs HM Syafranuddin MM bersama Kepala Bagian Kerja Sama Drs H Riduan Gani, Kepala Sub Bagian Kerjasama Pemerintah Ir Hadri dan staf Elesmi Hani menindaklanjuti kerja sama tersebut, Jumat (21/2/2020) dengan berkunjung ke Kampus Unida Gontor, sekaligus menyaksikan penandatanganan naskah Kesepakatan Bersama yang dilakukan Rektor Unida Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi MA.

Penandatanganan bertempat di Gedung Utama Kampus Unida disaksikan Wakil Rektor Dr Hamid Fahmy Zarkasy MA MPHIL dan jajaran civitas akademika Unida lainnya. Sebelumnya di Samarinda (desk to desk) naskah kesepakatan kerja sama telah ditandatangani oleh Gubernur Kaltim Dr Ir H Isran Noor MSi dan Ketua MUI Kaltim Drs KH Hamri Has.

“Kami bersyukur Kaltim dapat bekerjasama dengan Unida yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Gontor Jatim,” kata Ivan, sapaan akrab Syafranuddin kepada Rektor Unida.

Unida kata Rektor Prof Amal memberi kesempatan kepada putra-putri dan masyarakat Kaltim pada umumnya untuk menuntut ilmu sesuai bidang yang diminati.

Dalam beberapa tahun sebelumnya melalui MUI Kaltim telah dikirim ke Gontor mengikuti pendidikan kader ulama selama 6 bulan, namun ke depannya akan ditingkatkan lagi dengan menyertakan putra-putri Kaltim untuk dapat mengikuti pendidikan di Unida untuk tingkat sarjana dan pasca sarjana (S1 dan S2) didukung Beasiswa Kaltim Tuntas.

“Insyaallah anak-anak Kaltim aman di sini,” kata Rektor sembari menambahkan, di antara ribuan mahasiswa saat ini terdapat 9 mahasiswa asal Kaltim yang kuliah di Unida.

Selain itu, terungkap, Muhammad Wahyudi adalah salah satu alumni Unida asal Balikpapan yang kini dipercaya sebagai Kepala Departemen Pengajaran Bahasa Arab Unida yang turut hadir menyaksikan penandatanganan naskah kesepakatan kerjasama tersebut.

Dijelaskan Rektor, Unida mulanya adalah Institusi Studi Islam Darussalam Gontor (ISID Gontor) dan Unida Gontor berdiri pada 2014, merupakan perguruan tinggi lanjutan bagi santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Unida memadukan keilmuan agama dan sains. Dalam perkuliahannya menerapkan sistem asrama, yakni kegiatan seperti mengaji, kajian keagamaan, salat berjemaah dan lain-lain diatur oleh kampus dengan tingkat kedisiplinan tinggi sehingga menghasilkan sarjana yang unggul dan berdaya saing. (ri/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved