Banyak Lahan Padi Sawah Berubah jadi Kebun, Distanholtik Usul Raperda Perlindungan Lahan Pertanian

Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura ( Distanholtik ) Paser mengusulkan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Bekelanjutan

Tribunkaltim.co, Sarassani
Kepala Distanholtik Paser H Karoding 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Tak sedikit lahan padi sawah di Kabupaten Paser yang telah beralih fungsi menjadi kebun sawit. Supaya tidak terjadi lagi, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura ( Distanholtik ) Paser mengusulkan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Bekelanjutan.

“Sudah banyak lahan persawahan kita yang beralih fungsi menjadi kebun, makanya kita mengusulkan Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Bekelanjutan ke DPRD Paser,” kata Kepala Distanholtik Paser H Karoding, Senin (24/2/2020).

Jika tidak dicegah dari sekarang, dikhawatirkan semakin banyak lahan padi sawah yang beralih fungsi menjadi kebun atau fungsi lainnya.

“Ini sudah terjadi di mana-mana, lahan padi sawah jadi pabrik, perumahan dan lainnya,” sambungnya.

Oleh karena itu, Distanholtik Paser mengusulkan agar lahan padi sawah seluas 4.300 hektare mendapatkan payung hukum sebagai kawasan tanaman pangan, sehingga ketika ada yang ingin mengusik lahan padi sawah akan berhadapan dengan Perda.

Baca Juga;

IKN Dipindah ke Kaltim, Ali Hamdi: Perlu Regulasi Strategi Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

Dinas Ketahanan Pangan PPU Pastikan Pembangunan Infrastruktur IKN Tidak Gunakan Lahan Pertanian

Ratusan Rumah Warga & 100 Hektare Lahan Pertanian di Paser Terendam Banjir, Padi Baru Ditanam Rusak

Program Sertifikasi Lahan Pertanian dan Tambak Rakyat Direalisasikan Bulan Maret

“Jika nanti di-Perda-kan, maka akan dikaitkan dengan tata ruang kita dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Jadi kalau ada yang beli lahan padi sawah untuk dijadikan perumahan atau lainnya, dia akan kesulitan mengurus sertifikat lahannya,” ucapnya.

Lahan padi sawah seluas 4.300 hektare itu, tambah Karoding, sudah dipetakan berikut titik-titik koordinatnya, sehingga apabila ada yang mengurus lahan padi sawah untuk tujuan alih fungsi, maka akan ketahuan. “Jadi izinya juga diperketat,” tambahnya.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved